- - - -
Facebook  Twitter  Google+

18/07/2014

Didatangi Pria Misterius, Kantor Trans Corp Dibom Molotov


BANDUNG (lintasmaduranews) - Kantor Trans Corp dan Redaksi Detik Biro Bandung dilempar bom molotov oleh pelaku yang diduga mengendarai sepeda motor di Jalan Lombok Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/7/2014).

Seorang warga sekitar kantor, Willi, mengaku sempat mendengar suara benda pecah, kemudian terlihat kobaran api di atap bangunan.

Willi kemudian memberitahukan peristiwa itu kepada orang yang berada dalam kantor tersebut.

"Saya melihat atap bangunan sudah terbakar api, lalu memanggil-manggil penjaga kantor," katanya.

Sebelum mendengar suara benda pecah, Willi mengaku sempat melihat dua pengendara sepeda motor berboncengan.

Sepeda motor itu, terparkir di depan kantor dalam keadaan mesin dan lampu menyala.

Selanjutnya pengendara sepeda motor itu, kabur ke arah Stadion Siliwangi, Bandung.

Peristiwa itu masih dalam penyelidikan kepolisian dengan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Kabiro Trans TV Jabar, Iman S Nurdin, menuturkan, pihaknya menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian, termasuk motif dibalik aksi tersebut.

“Kita serahkan kepada pihak kepolisian, termasuk motif dan sebagainya kita serahkan ke kepolisian,” kata Iman yang juga Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jabar saat ditemui di Kantor Trans Corp Biro Bandung.

Disinggung apakah pelemparan tersebut berkaitan dengan salah satu pemberitaan. Iman enggan berspekulasi lebih lanjut. “Kalau pemberitaan saya tidak tahu. Dan selama ini pemberitaan semuanya biasa-biasa saja,” ucapnya.

Ditanya apakah dalam beberapa terakhir ada keganjilan. Iman mengaku, jika salah seorang wartawan Trans 7, Ruli, dua hari kemarin sempat bertemu dan mengobrol dengan dua orang tak dikenal di Kantor Trans Corp Biro Bandung.

Menurutnya, saat itu satu orang asing tersebut tiba-tiba masuk ke dalam kantor dan menanyakan mengenai pemberitaan. Orang tersebut mengaku wartawan yang sering bertugas di Polda Jabar.

“Ruli juga kan sering liputan di Polda, tapi dia tidak pernah melihat orang itu. Gerak-geriknya juga mencurigakan, melihat ke semua sudut ruangan seperti sedang mencari tahu sesuatu. Pas satu orang itu pulang, ternyata ada satu orang lagi temannya yang menunggu di luar,” bebernya.

Meski demikian, pihaknya tidak mau menduga-duga apakah hal tersebut ada kaitannya atau tidak dengan kejadian pelemparan bom Molotov yang juga diduga dilakukan oleh dua orang pria tersebut.

Iman menegaskan, meski Trans Corp Biro Bandung tengah terkena musibah namun seluruh kegiatan di kantor tersebut masih akan tetap berjalan seperti biasanya. “Seluruh kegiatan normal, tidak ada pengaruh apa pun. Kita tidak akan terlalu membesarkan masalah ini, tapi juga tidak juga memandang kecil masalah ini,” tutupnya. 
(jack)