- - - -
Facebook  Twitter  Google+

05/07/2014

Pembakar Rumah Pipik Tertangkap


JAKARTA (lintasmaduranews)Polisi menangkap pelaku pembakaran  rumah Pipik istri almarhum ustadz Jefri  di Rempua Tangerang Jakarta Selatan. Pelaku ternyata IV (20) remaja yang tinggal di rumah Pipik untuk belajar agama karena mengaku mualaf. Pelaku mengaku sakit hati karena dilarang menginap di rumah pipik.

Sebelumnya, IV juga sudah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus pencurian uang sekitar Rp4 juta. "Dari pengembangan bahwa yang bersangkutan adalah termasuk dari orang yang membakar rumah di TKP," kata Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, Kapolres Metro Jakarta Selatan di Jakarta, Senin 30 Juni 2014.

Wahyu menegaskan hanya satu orang yang melakukan pembakaran di rumah mendiang Ustaz Jeffry Al Buchori. "Sementara dia lakukan seorang diri. Barang bukti dikirim ke bagian forensik," katanya.

Akibat perbuatannya, IV dikenakan sanksi pasal berlapis tentang pencurian dan pembakaran dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Diketahui, IV selama dua bulan tinggal di kediaman Pipik Dian Irawati untuk belajar agama Islam dari istri Ustaz Jefrry Al Buchori. Namun seiring berjalannya waktu, ibu empat anak itu melihat gelagat tidak bagus dari IV.

Kecurigaan Pipik terbukti. Karena tak lama setelah ia diminta pulang, pelaku malah membakar rumah Pipik. Kata Kapolres, semua itu sudah direncanakan sebelumnya. "Motifnya dikarenakan IV sakit hati karena diminta pulang oleh korban (Pipik). Menggunakan korek api gas, dia bakar gorden di lantai satu," imbuh Wahyu.

Melihat kobaran api besar dia berpura-pura mengeluarkan korban. "Begitu melihat ada kesempatan, ia mengambil uang yang dimasukkan ke gitar dan digunakan untuk membeli barang," ujarnya.

Ditemui di Polres Jaksel, Pipik merunut kembali apa yang membuat IV sakit hati dan kemudian tindakan pembakaran yang disertai pencurian itu.

"Saat dia datang, dia ingin belajar agama dia ingin masuk Islam. Terus ya saya menyambut baik. Ketika kita mengislamkan, dia sering ke rumah dan sering datang ke rumah dan mengaji. Saya enggak pernah nyuruh dia tinggal di rumah, tetapi sering nginap," ucap Pipik.

Saat sering dan tinggal di rumah, Pipik mengaku kalau pelaku yang baru berusia 20 tahun sering mengajarkan hal negatif pada keempat anaknya. Makanya istri mendiang Ustaz Jeffry Al Buchori itu menyuruhnya pulang.

"Dia suka bawa motor bonceng Abidzar sambil ngebut, kemudian mengajarkan anak-anak main kartu," kata Pipik.

Selain itu, Pipik mengaku kecewa dan sedih karena niat baiknya dibalas dengan perlakuan keji oleh pemuda yang di tolongnya.

"Kan kalian bisa lihat sendiri? Saya berbuat baik, menolong, tapi dibalas seperti ini, ya kecewa," ungkap Pipik.

Janda 4 anak itu pasrah, dan menyerahkan kasusnya kepada yang berwajib untuk diproses secara hukum. "Sudah ada yang mengatur, dan sudah diurus polisi. Yang sudah, ya sudah, ini semua sudah urusan kepolisian, saya serahkan ke pihak yang berwajib. Saya datang ingin melihat aja," katanya. (jack)