- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/07/2014

Rekap KPU Sampang, Prabowo Ungguli Jokowi


SAMPANG (lintasmaduranews) - Rapat pleno rekapitulasi suara Pilpres di Sampang tingkat kabupaten yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang di di gedung Karta berakhir dengan ricuh, pasalnya saksi pasangan Capres nomor urut 2 (Jokowi-JK) aksi walk out.

Rapat tersebut membacakan perolehan suara dari 14 kecamatan yang terdapat dikabupaten Sampang, namun semua saksi dari Jokowi-JK langsung meninggalkan rapat dengan alasan terjadi kecurangan dan memanipulasi suara pada pilpres 9 juli lalu.

“Jelas kita kita tidak setuju, makanya kita pilih keluar. Ini banyak penyimpangan dan manipulasi data, salah satunya di 17 TPS Desa Ketapang Barat, 100 persen hadir dan 100 persen ke pasangan nomor urut 1,” terang Subaidi, saksi Jokowi-JK saat diwawancarai reporter sisidunia, Rabu (16/7/2014).

Subaidi juga menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak akan menandatangi hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, “Kita juga tidak mau tanda tangan hasil rekapitulasi ini,” tutupnya.

Ditempat terpisah, KPU Sampang menanggapi aksi walk out dari pasangan Capres no urut 2 itu, pihaknya tetap akan mengirimkan hasil rekapitulasi suara ke ke KPU Provinsi Jawa Timur walau tanpa tanda tangan dari saksi Capres Jokowi-JK.


“Meski tidak ada tanda tangan dari saksi pasangan nomor urut 2, hasil dari rekapitulasi ini merupakan dokumen yang sah,” terang Syamsul Muarif, Ketua KPU Sampang. (sam)