- - - -
Facebook  Twitter  Google+

07/07/2014

Relawan Demokrasi Datangi KPU Tagih Honor

Relawan Demokrasi saat tagih honor ke KPU Pamekasan
PAMEKASAN (lintasmaduranews) - Relawan demokrasi penyelenggaraan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, mendatangi kantor KPU Pamekasan yang terletak di Jalan Brawijaya, menagih honornya segera dicairkan

Kordinator Relawan Demokrasi Abdul Waris mengatakan, ia bersama rekan-rekannya bertugas sebagai relawan sejak Januari hingga April lalu dan mendapatkan honor sebesar Rp.350 ribu setiap bulannya.

“Kalau honor bulanan sudah dicairkan mas, tetapi transportasi dan uang ATK yang belum dibayar,” katanya kepada sejumlah wartawan. Senin (07/07/14) pagi.

Dikatakan, tidak dicairkannya uang transportasi itu, membuat relawan harus membuat acara sosialisasi dengan menggunakan dana talangan yang didapat dari sumbangan sesama anggota relawan, tetapi hingga selesainya penyelenggaraan Pileg itu dana tersebut tidak kunjung diganti.

Jumlah uang Transportasi untuk 25 orang, yakni mendapatkan 1.760.000 per orang, jika dikalkulasikan khusus untuk transportasi 25 relawan demokrasi itu yakni sebesar Rp. 44.000.000. Sedangkan untuk dana ATK yang belum dicairkan sebanyak Rp. 5.000.000.

“Yang belum dibayar itu uang transportasi sebesar Rp.1.760.000 kalikan 25 orang, dan uang ATK sekitar 5 juta,” urainya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris KPU Pamekasan Ahmad Hermanto Eka Waryudi mengatakan, pihaknya bukan tidak mau membayar uang transportasi dan ATK yang diminta oleh relawan itu, tetapi pembayaran tersebut terkendala adanya pergantian komisioner KPU wilayah itu.

“Bukan tidak mau bayar, tetap kami penuhi, tetapi karena ada pergantian anggota KPU ini, sehingga harus menunggu,” paparnya.


Dikatakan, pihaknya akan segera membayar seluruh dana tersebut dalam beberapa hari kedepan. (san)