- - - -
Facebook  Twitter  Google+

08/08/2014

Keperawanan Elizabeth Raine Batal Dilelang


lintasmaduranews - Elizabeth Raine yang mengaku belum pernah melihat seorang pria telanjang berjanji menyerahkan keperawanannya pada penawar tertinggi.  Awalnya, lelang online ini diharapkan mencapai penawaran hingga USD400 ribu atau sekira Rp4,5 miliar. Namun, tawaran tertinggi telah mencapai US$ 801,000 atau setara dengan sekitar € 580.000. Namun, belakangan ini mahasiswi kedokteran yang ingin menjual keperawanannya secara online membatalkan lelangnya untuk fokus pada karirnya.

Gadis berusia 27 tahun yang tidak menggunakan nama sebenarnya itu mengklaim diri warga negara Amerika. Entah mengapa, dalam posting blognya pada Kamis lalu ia mengungkapkan ingin menghentikan hiruk-pikuk soal tawarannya karena ingin fokus kembali pada pelatihan medisnya.

"Dengan para penawar tinggi, saya telah memutuskan untuk menghentikan keributan ini dan kembali fokus untuk studi medis," tulisnya.

"Saya masih  memiliki beberapa keyakinan kuat tentang keperawanan, prostitusi dan hak perempuan. Tetapi sekolah adalah prioritas pertama saya."

Awalnya ia memposting gambar online seksi dirinya dengan wajah yang ditutupi dengan hati-hati sebelum memutuskan untuk 'go public' untuk menaikkan tawaran, meskipun dia sebenarnya takut akan ditendang keluar dari universitas. 

Dia pernah menjanjikan pemenang lelang akan mendapatkan kencan 12 jam yang dapat dipakai untuk menikmati keperawanannya. Raine juga akan mendonasikan 35 persen dari pendapatannya kepada lembaga yang mendedikasikan program mereka menyelenggarakan pendidikan untuk wanita di negara berkembang.

Karena prostitusi ilegal di Amerika Serikat, dia menyewa seorang agen yang berbasis di Sydney, Australia, dimana hukum prostitusi sangat terbuka dan mengizinkan penawaran semacam ini.

Berbicara kepada stasiun radio KIIS Sydney 1065, dia berkata,"Saya masih perawan. Ada banyak alasan yang benar-benar normal untuk misalnya sibuk dan tidak berfokus pada laki-laki. Aku sangat ambisius." "Saya ingin fokus pada yang saya tahu kedengarannya egois."

Saat memperkenalkan diri secara online, katanya, "Saya seorang wanita Amerika sensual menakjubkan, berpendidikan tinggi dan karismatik mengajak ke blok pelelangan."

"Dan apakah saya menyebutkan diriku masih perawan. Ya, itu benar. Saya telah membuat keputusan untuk melelang keperawanan saya, harap Anda tertarik."

"Saya tidak berada di bawah sedikit pun akan tekanan keuangan dan bukannya melihat ini menjadi kesempatan ini untuk keuangan praktis.

Elizabeth Raine bukan orang pertama yang ingin menjual keperawanannya secara online. Pada tahun 2009 seorang wanita menawarkan untuk pertama kalinya di bawah nama samaran Natalie Dylan. Seorang pengusaha Australia dan pada waktu itu tawarannya mencapai 3,7 juta dolar. (lune)