- - - -
Facebook  Twitter  Google+

08/09/2014

Anggota DPRD Sorot Pengadaan Motor Roda Tiga di Dishubkominfo


lintasmaduranews - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sampang menyoroti pengadaan motor roda tiga bantuan dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) yang tidak sesuai dengan rencana awal.

Syamsul Arifin anggota DPRD Sampang dari Fraksi Hanura menegaskan, jika pihaknya tidak lantas percaya begitu saja mendengar alasan dari Dishubkominfo terkait pembelian motor roda tiga yang tidak sesuai dengan rencana awal.

Maka dari itu dalam waktu dekat akan melakukan pemantauan langsung terkait kejelasan harga motor roda tiga yang telah di beli Dishubkominfo Sampang. "Kita akan meminta rincian pembelian harga motor roda tiga, karena alasan selisih jumlah dari 75 menjadi 71 ini sangat tidak masuk akal apalagi alasanya karena angaranya tidak cukup," tegasnya senin (8/9/2014).

Selain itu, Samsul Arifin juga menilai jika perencanaan pembelian motor roda tiga perlu dipertanyakan karena terkesan amburadul. Sebab dirinya meyakini jika selisih jumlah dan harga tidak jauh berbeda."Jumlah dan harga motor roda tiga perencanaanyakan sudah di bandingkan dengan harga di pasaran jadi jika nanti memang ada kejanggalan kita akan melakukan pemanggilan," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumya Kepala Dishubkominfo Sampang Ali Wafa melalui Kabid Perhubungan laut Moh. Chotibul Umam saat dikonfirmasi kebenaran pembelian motor roda tiga yang hanya 71 unit berdalih jika pembelian tersebut sudah sesuai dengan harga dipasaran.

Terkait rencana awal pembelian motor roda tiga 75 unit, menurutnya itu hanya sebatas perencanaan saja.

Informasi yang diperoleh beritajatim.com motor roda tiga merupakan bantuan dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) selanjutnya oleh Dishubkominfo di sewakan kepada sejumlah Kelompok Masyarakat (Pokmas). Setiap penerima diwajibkan membayar biaya sewa setiap bulannya sebesar Rp 150 ribu.

Pada tahun 2012 Dishubkominfo Sampang juga mendapatkan bantuan sekitar 70 unit motor roda tiga. Dan pada tahun 2014 kembali mendapat kucuran dana dengan nama kegiatan pengadaan sarana dan prasaran pedesaan dengan total anggaran Rp 3.314.437.000. sesuai perencanaan anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembuatan 8 tambatan perahu dan pembelian 75 unit motor roda tiga. (sam)