- - - -
Facebook  Twitter  Google+

08/09/2014

Dinilai Mandiri, Pemerintah Pusat Hentikan Bantuan PKH terhadap 3000 Orang


lintasmaduranews - Pemerintah Pusat menghentikan pemberian bantuan Program PKH kepada sebanyak 3 ribu keluarga sangat miskin di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Dihentikannya bantuan tersebeut karena penerima dipandang sudah mandiri.

“Yang menghentikan bantuan bagi KSM penerima PKH itu adalah pemerintah pusat, mungkin pemerintah menilai KSM itu saat ini sudah mandiri,” terang Kadinsos Nakertran Bangkalan, Ismet Efendy melalui Kabid Sosial Ahmad Riady, Senin (08/09/2014)

Dijelaskan Ahmad Riady, program pemberian bantuan PKH kepada KSM di kabupaten Bangkalan berlangsung sejak tahun 2007 dan hingga saat ini jumlah penerima bantuan tersebut terus berkurang. “Sejak tahun 2007 sudah ada yang dicabut statusnya, dan yang sudah dicabut secara otomatis tidak menerima bantuan lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut Ahmad Riady menjelaskan, pada tahun 2013 lalu jumlah KSM yang menerima bantuan PKH sebanyak 23.000 KSM, namun setelah di graduasi ada sebanyak 3 ribu KSM yang dianggap sudah mandiri oleh pemerintah pusat. “Semua tergantung kepada pemerintah pusat,” katanya

Dikatakan Ahmad Riady. Untuk tahun 2014 ini jumlah penerima PKH di kabupaten Bangkalan berjumlah sebanyak 20.709 KSM yang tersebar di 13 kecamatan dan 199 desa di kabupaten Bangkalan.

“Bulan ini pencairan bantuan PKH Tahap II, pencairan tahap I dilakukan pada Bulan April tahun 2014 lalu, besaran bantuannya setiap KSM tidak sama minimal Rp 125 ribu dan maksimal Rp 615 ribu, semua itu tergantung apakah dalam keluarga itu ada yang bersekolah atau tidak,” pungkas Ahmad Riady.(lan)