- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/09/2014

GMNI Pamekasan Minta Jokowi-JK Tidak Menaikkan Harga BBM


lintasmaduranews - DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pamekasan, menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional (HTN) yang jatuh tepat pada tanggal 24 September 2014 ini.

Dalam aksi ke kantor DPRD Pamekasan itu, aktifis GMNI Pamekasan itu mengusung berbagai tuntutan, diantaranya, mendesak pemerintah Jokowi-JK untuk melaksanakan UU PA nomor 5 tahun 1960 secara tegas dan menjamin kepemilikan tanah untuk petani.

"Segera selesaikan seluruh konflik agraria sebagai akibat dari liberalisasi agraria dengan praktik perampasan tanah secara tuntas dan menyeluruh," kata korlap aksi itu Makruf Malaka dalam aksinya.

Selain itu, GMNI juga mendesak agar pemerintah membatalkan semua program-program liberalisasi yang sudah disepakati yang sudah disepakati dan yang akan disahkan di Indonesia.

"Kami juga mendesak agar pemerintah membatalkan MP3EI dengan mencabut Perpres 32 tahun 2011 tentang MP3EI," teriaknya.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga meminta agar pemerintaha Jokowi-JK tidak menaikkan harga BBM, sebab apabila hal itu dilakukan maka petani yang akan merasakan dampaknya.

Menanggapi hal itu, calon wakil ketua DPRD Pamekasan periode 2014-2019 Suli Faris mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi desakan dari mahasiswa GMNI itu, sebab memang selama ini banyak aturan yang telah merugikan para petani.

Tetapi, kata politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu, pihaknya tidak mempunyai kebijakan apapun terkait tuntutan dari aktifis GMNI itu. (san)