- - - -
Facebook  Twitter  Google+

26/09/2014

Kronologi Kecelakaan Bus Jamaah Haji Asal Sumenep


lintasmaduranews - Bus yang mengangkut jamaah haji asal Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami kecelakaan beruntun di depan Kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jumat (26/09/14).

Kronologi peristiwa tersebut yakni bus nomor 8 mengalami rintangan mendadak di depannya, sehingga pengemudi bus mengerem mendadak. Otomatis, bus nomor 9 di belakangnya juga mengerem mendadak. Sementara bus nomor 10 yang melaju lebih kencang, menabrak body belakang bus nomor 9.

Akibatnya, bus nomor 9 mengalami kerusakan pada mesin, sehingga tidak dapat mengantarkan calon haji hingga ke asrama haji. Sedangkan bus nomor 10 kondisinya juga rusak. Kaca depan retak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

"Tapi Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Semua calon haji Sumenep di bus 9 maupun 10, selamat," kata Gunawan, salah seorang saksi mata.

Para calon haji yang ada di bus 9 dan 10 akhirnya dievakuasi menggunakan bus nomor 6 dan 7 yang sudah sampai lebih awal.

"Untuk Calon haji di bus 10, memang sebagian besar berusia lanjut, sehingga saat evakuasi membutuhkan waktu lebih lama. Namun untuk kondisi calon haji tidak ada masalah. Proses evakuasi terhadap penumpang bus 9 dan 10 memakan waktu sekitar 1 jam," ujar Gunawan.

Sebanyak 534 Jamaah Calon Haji Sumenep kloter 62 dan 64 diangkut menggunakan 12 bus menuju asrama haji Sukolilo Surabaya. Para calon haji tersebut diberangkatkan oleh Bupati Sumenep, A. Busyro Karim dari GOR A. Yani pada Jumat (26/09/14) jam 9.30 WIB.

534 jamaah calon haji tersebut terdiri dari 360 jamaah asal wilayah daratan, dan 170 jamaah asal kepulauan. Selain itu, juga terdapat 4 jamaah mutasi dari daerah lain. Untuk kloter 62, seluruhnya merupakan jamaah haji asal Sumenep. Sedangkan untuk kloter 64, merupakan gabungan dari jamaah haji Sumenep, Pamekasan, dan Surabaya. (jat)