- - - -
Facebook  Twitter  Google+

15/09/2014

Masyarakat Nelayan Gili Raja Tangkap Perahu Pengguna Jaring Aserehe


lintasmaduranews - Masyarakat nelayan Pulau Guli Raja Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menangkap Perahu Layar Motor (PLM) Kenanga yang diduga menggunakan “Jaring Aserehe” (sejenis jaring pukat harimau), saat menangkap ikan di perairan Pulau itu, Minggu (14/9/2014).

Akibat alat tangkap ikan Aserehe tersebut banyak Terumbu Karang dan Bubu (alat tangkap tradisional) yang rusak sehingga mayarakat nelayan Gili Raja marah dan geram.

Perahu Layar Motor Kenanga itu sudah lama sering beroperasi di perairan Gili Raja dan memang menjadi incaran warga, maka saat diketahu beroperasi lagi, warga langsung menangkapnya.

”Sudah lama curiga terhadap perahu baru yang beroperasi diperairan Pulau Gili Raja, makanya ketika kami melihat perahu itu datang lagi, langsung kami amankan. Ternyata benar menggunakan jaring Aserehe saat menangkap ikan,” kata Syaiful, warga Pulau Gili Raja.

Syaiful menjelaskan, sebelum menangkap kapal tersebut, masyarakat nelayan mendatangi pos polisi untuk melapor, namun tidak ada petugas, sehingga  memutuskan untuk mengamankan sendiri nelayan asal Ambunten.

“Sebenarnya kami tidak ingin main hakim sendiri, namun saat kami mau melapor, tidak ada petugas kepolisian yang menemui kami, maka kami bermusyawarah dengan keputusan menangkap sendiri,” tambah, Syaiful.

Pantauan lintasmaduranews di lapangan, terlihat ada delapan perahu pendatang di perairan Pulau Gili Raja. Masyarakat nelayan menyerbu delpan perahu itu, namun hanya satu yang tertangkap, sedangkan yang ketujuhnya lolos dari kejaran. (wawan)