- - - -
Facebook  Twitter  Google+

15/09/2014

Pemkab Sumenep Gelar Pembinaan Kepala Desa


lintasmaduranews - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar pembinaan Kepala Desa 2014 di Hotel Utami Sumenep Jl. Jalan Trunojoyo Sumenep, Senin (15/9/2014).

Kegiatan tersebut digelar bertujuan untuk peningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa, khusunya dalam memberikan keterampilan dan peningkatan kemanpuan bagi Kepala Desa. Disamping kegiatan pembinaan yang telah dilakukan kepada para perangkat desa serta BPD sebelumnya.

Pembinaan kepada Kepala Desa di Kabupaten Sumenep Tahun 2014 ini akan dilaksanakan kepada 134 Kepala Desa baru hasil Pilkades 2013 lalu. Dengan 2 angkatan, untuk angkatan pertama 67 Kepala Desa dan angkatan kedua juga 67 Kepala Desa.

Kepala Bagian Pemerintahan, Moh. Ramli berharap dengan pembinaan tersebut nantinya ada perubahan pola piker Kepala Desa sehingga desa berkembang pesat, baik secara fisik maupun non fisik.

“Melalui pembinaan Kepala Desa diharapkan adanya perubahan pola pikir, eksistensi, sikap dan mainset para Kepala Desa sebagai pemegang ujung tombak pemerintahan di desa,” paparnya.

Sementara Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengatakan, melalui Pembinaan bagi para Kepala Desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diharapkan dapat menjadikan sebuah penguatan pemerintahan desa. Hal tersebut dilakukan untuk mengarahkan para Kepala Desa agar memiliki persepsi yang sama dalam membangun desanya.

“Jadi, semua Kepala Desa harus ada kebersamaan, jika ada desa ada yang kurang bagus bisa diwacanakan, di dialokkan, sehingga Kepala Desa tidak sendiri dalam membangun desa,” tegas.

Dikatakan Busyro, jika Kepala Desa tidak hanya membangun desanya sendiri, namun bisa menoleh ke desa-desa yang lain agar semua desa bisa sama-sama maju. Jika ada desa yang memiliki masalah tidak hanya dipecahkan sendiri. Tetapi, bisa bersama-sama desa lainnya dalam memecahkan persoalan yang terjadi.

Apalagi dengan adanya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 ini, banyak hal yang bisa dilaksanakan di desa. Dengan berbagai program yang langsung dikucurkan ke desa. Sehingga harus ada peningkatan sumberdaya manusia secara terus menerus. (sum)