- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/09/2014

Ratusan Massa di Bangkalan Tuntut Keadilan Petani


lintasmaduranews - Ratusan massa yang menamakan dari Aliansi Gerakan Reformasi Agraria (Agra) menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pemkab, DPRD dan Polres Bangkalan, Rabu, (24/9/2014).

Mereka menuntut keadilan dalam hal diantaranya, memberikan keadilan atas para petani, kepastian suplai air, pupuk, benih dan tehnologi, serta penyuluhan dan pendamping yang berkualitas.

“Hentikan perampasan tanah petani dan beri perlindungan kepada petani di Kabupaten Bangkalan,” teriak Korlap aksi Agra, Adi Putra.

Sementara itu, Kepala BPN Bangkalan, Winarto meminta kepada komunitas Agra agar bisa memilah-milah kasus mana yang akan dituntut ke BPN Bangkalan seraya membawa data yang valid. Walaupun begitu BPN berterimasih dengan adanya unras tersebut karena sebagai bentuk koreksi yang bersifat positif.

“Yang perlu diketahui BPN Bangkalan dalam memberi pelayanan kepada masyarakat terutama dalam masalah kepengurusan tanah, selama ini lebih mengarah kepada legalisasi asset atas kepemilikan tanah,” terang Winarto.

Maka dari itu, lanjut Winarto, jika ada masyarakat yang ingin mengurus hak atas tanahnya dan merasa dirinya dirugikan akibat terjadi perselisihan hak atas tanah yang diperkarakan. Silahkan ke BPN Bangkalan untuk mengurus hak – haknya sepanjang tidak bermasalah. Namun jika merasa tidak puas, kasusnya bisa diselesaikan lewat meja hijau atau PN Bangkalan.

“Tuntutan dari Agra itu, tidak jelas, kalau ada kasus tanah, wilayahnya dimana? Makanya saya tadi bingung. Walaupun begitu, pintu BPN Bangkalan tetap terbuka untuk menyelesaikan berbagai konflik kepemilikan tanah warisan maupun tapal batas tanah yang disengketakan oleh dua belah pihak atau lebih,” pungkasnya. (lan)