- - - -
Facebook  Twitter  Google+

08/09/2014

Seorang Kepala Madrasah di Guluk-Guluk Meremas Payudara Guru Wanita


lintasmaduranews - Seorang kepala Madrasah di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meraba pinggul dan meremas payudaranya guru wanita SM (20) madrasah tersebut saat mengikuti pelatihan kader Pos pelayanan terpadu (Posyandu) di Malang.

Awalnya, kepala sekolah Madrasah yang dikenal alim ini, meminta Bu guru cantik keluar dari kamarnya dan menemuinya disebuah tempat tamu hotel yang kala itu sepi dan hanya terdengar bunyi air terjun buatan dari kolam hotel, dengan alasan ada yang mau di bicarakan.

Rupanya pesan yang dikirim kepala sekolah melalui Blackberry Messenger (BBM) pada bu guru, langsung dibaca dan korban langsung mendatangi tempat yang ditentukan Kepseknya.

Belum sempat korban duduk didekat kepala sekolahnya, tiba-tiba tangan kepsek meraba pinggulnya. Spontan korban bangkit dan hendak berlari ke kamarnya, namun tangan kepala sekolah sudah terlebih dulu meremas payudaranya.

Guru wanita yang masih single ini, berteriak dan berusaha melepaskan tangan kepala sekolahnya yang berusaha meremas bagian tubuh sensetifnya. Bu guru cantik berusaha lari dan masuk kamar hotel yang berjarak 20 meter dari tempat ia bersama orang yang selama ini dihormati.

“Saya tidak menduga jika kepala sekolahku akan berbuat tidak sopan, karena orangnya baik dan dikenal sangat menghormati para guru,” kata SM (20).

Peristiwa tersebut dialami SM pada hari kedua pelatihan yakni tanggal 27 Agustus 2014 sebelum acara dimulai. “Saya masih trauma dengan kejadian itu, mas,” katanya SM.

Meski ia tidak berniat untuk melaporkan pencabulan yang dialami pada penegak hukum, namun ia berharap peristiwa tersebut tidak terjadi lagi.

“Siapa lagi yang harus menjaga moral, jika bukan guru. Kalau sudah kepala sekolahnya tidak bermoral, bagaimana siswanya,” pungkasnya. (sum)