- - - -
Facebook  Twitter  Google+

19/11/2014

Brimob Polda Jatim Disiagakan di Lokasi Pilkades di Sumenep


lintasmaduranews - Personel Satuan Brimob Polda Jawa Timur akan disiagakan di lokasi pemilihan kepala desa di daerah yang masuk kategori sangat rawan. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sumenep AKBP Marjoko.

"Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di sejumlah daerah kepulauan dan dua kecamatan di wilayah daratan yang masuk kategori sangat rawan, yakni Pasongsongan dan Pragaan. Oleh karena itu, kami akan menyiagakan personel Brimob Polda Jatim di kawasan wilayah tersebut," ujarnya di Sumenep, Madura, Selasa (18/11/2014)

Pada tahun ini, Pemkab Sumenep memfasilitasi terselenggaranya pilkades serentak secara bertahap di 88 desa di wilayah kecamatan daratan maupun kepulauan.

Secara teknis, pelaksanaan pilkades serentak tersebut dibagi tiga tahap, yakni pada 20 November di 31 desa, 26 November di 33 desa, dan 1 Desember di 24 desa.

"Ada dua satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Jatim yang diperbantukan ke Sumenep dalam rangka pengamanan pilkades serentak. Mereka akan disiagakan dengan status pasukan 'on call'," ucapnya.

Nantinya, satu SSK disiagakan di Kecamatan Ambunten untuk memudahkan pergeseran personel ke Kecamatan Pasongsongan maupun Pragaan, jika ada konflik horizontal.

"Sementara satu SSK lainnya disiagakan di wilayah kepulauan. Sebelumnya kami memang melakukan pemetaan kondisi keamanan di masing-masing kecamatan yang ada pilkades, dengan berdasar pada kondisi geografis, situasi kamtibmas selama enam bulan terakhir, dan jumlah pemilih," paparnya.

Marjoko menjelaskan, pihaknya akan menyiagakan 10-15 anggotanya di pilkades yang masuk kategori aman, 15-20 anggota di pilkades kategori rawan, dan 20-30 anggota di pilkades sangat rawan.

"Di kawasan yang pilkadesnya sangat rawan itu, kami siagakan personel Brimob. Selain anggota kami, personel dari sejumlah instansi samping, yakni TNI, Satpol PP, dan Bakesbangpollinmas Sumenep juga terlibat dalam pengamanan pilkades serentak," katanya.

Secara keseluruhan terdapat sekitar 1.800 personel gabungan yang disiagakan untuk mengamankan pilkades serentak secara bertahap pada tahun ini. (sum)