- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/11/2014

Disdik Sumenep: Guru Jangan Hanya Fokus Pada Tunjangan Profesi Pendidik


lintasmaduranews - Bersama dengan peringatan Hari Guru yang jatuh pada hari ini Selasa (25/11/2014), dunia pendidikan Nasional tengah disibukkan dengan pro kontra Undang-Undang no 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Melalui momentum Hari Guru ini, diharapkan seluruh guru mampu meningkatkan dunia pendidikan di tanah air.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Sumenep Mohammad Kadarisman mengatakan, guru jangan hanya terfokus pada Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) saja, akan tetapi harus fokus untuk meningkatkan profesionalisme yang muaranya untuk meningkatkan kualitas dunia pendidikan.

"Teman-teman (Guru, red) jangan hanay fokus pada TPP atau sertifikasi saja, tapi bagaimana meningkatkan mutu pendidikan," ujar Kadarisman sebagaimana dilansir Radio Republik Indonsesia, Selasa (25/11/2014).

Menurutnya, dengan akan diberlakukannya UU tersebut guru harus tetap fokus pada tugasnya, karena dalam UU guru dan dosen itu memberi peluang sebesar-besarnya sebagai kompetisi dari keprofesionalisme masing-masing guru dalam memperoleh TPP.

"Teman-teman harus tetap fokus, karena UU tersebut memacu kompetisi dari masing-masing guru," jelasnya.

Kadarisman menambahkan, melalui UU itu juga tatanan dunia pendidikan tanah air, kedepan akan lebih sistematis. Artinya, guru penerima TPP sesuia dengan disiplin ilmu atau background pendidikannya, karena selama ini masih belum linier terkait TPP dengan background pendidikannya.

"Selama ini semrawut mas, guru PPKN misalnya, tetapi sertifikasinya sebagai guru Bahasa Indonesia," pungkasnya. (Mam/RRI)