- - - -
Facebook  Twitter  Google+

21/11/2014

Dishub Sumenep Pastikan Tak Ada Mogok Angkutan Darat


lintasmaduranews - Pasca pengumuman naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Pemerintah Jokowi-JK pada Selasa, 18 November 201 lalu, muncul isu akan ada aksi mogok yang dilakukan organisasi angkutan daratan (organda) Sumenep.

Isu tersebut ditanggapi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep. Kepala Bidang Hubungan Darat Dishub Sumenep, Abd. Hadi mengatakan, itu hanya isu dan di Sumenep tetap normal.

”Aksi mogok organda hanyalah isu, terbukti di Sumenep hingga hari ini, tetap normal dan tidak ada aksi mogok untuk protes terhadap kenaikan BBM,” terangnya, Kamis (20/11/2014).

Menurut Hadi, Dishub sudah melakukan pemantauan terhadap seluruh armada yang beroperasi di daerahnya baik bus maupun Mobil  Penumpang Umum (MPU) dan hasilnya tetap melakukan aktivitas seperti hari biasanya.

 ”Aktivitas angkutan penumpang maupun barang kami pantau tetap berjalan. Tidak ada angkutan yang melakukan aksi mogok kecuali memang angkutan yang memang sengaja tidak mau bekerja hari ini. Tapi itu, dipastikan bukan mogok, melainkan pengelolanya ada keperluan lain,” ujar Hadi.

Meski demikian, lanjut Hadi, Dishub tetap akan melakukan pemanntauan dan pengawasan untuk memastikan bahwa aktivitas transportasi darat di daerahnya berlangsung normal. Pihaknya berharap sejumlah pemilik armada angkutan darat tetap melakukan aktivitasnya melayani angkutan.

”Kami sudah tempatkan petugas di beberapa titik, baik diterminal maupun di sub terminal, pasar, dan tempat-tempat lainnya untuk memantau aktivitas angkutan darat,” pungkasnya. (sum)