- - - -
Facebook  Twitter  Google+

18/11/2014

PMII Pamekasan : Cabut Kebijakan Kenaikan Harga BBM, atau Jokowi-JK Mundur Dari Jabatannya


lintasmaduranews - Sejumlah aktifis pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di jalan Pahlawan, Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sebagai bentuk penolakan terhadap penaikan harga BBM.

Dalam aksinya, Mahasiswa menyandera sebuah truk tangki milik pertamina dan menjadikannya sebagai panggung orasi, aksi tersebut membuat jalan Provinsi yang menghubungkan Pamekasan dengan kota lainnya lumpuh. Selasa (18/11/2014) pagi.

Dalam orasinya, Musfiqul Khoir mengatakan, kebijakan presiden Joko Widodo yang menaikkan harga BBM akan menyusahkan rakyat kecil, sehingga PMII mengecam kenaikan harga BBM tersebut.

"Kami atas nama PMII, mengecam dan mengutuk Jokowi, karena telah menaikkan harga BBM, sebab itu hanya akan membunuh rakyat kecil," teriaknya yang disambut peserta aksi lainnya.

Dikatakan, kenaikan harga BBM akan membuat kebutuhan pokok lainnya akan mengalami kenaikan, dan hal itu akan menyengsarakan bagi rakyat miskin.

"Apa pak Jokowi tidak berfikir, bahwa kebijakannya hanya akan menyengsarakan rakayat," sambungnya.

"Cabut kebijakan kenaikan harga BBM, atau Jokowi-JK mundur dari jabatannya," tegasnya.

Setelah puas berorasi, mereka membubarkan diri secara tertib dengan kawalan putgas kepolisian setempat.

Sebelumnya PMII Cabang Pamekasan gelar aksi blokir jalan, tepatnya di simpang empat di Jl Trunojoyo, tolak kenaikan harga BBM jenis premium, Senin (17/11/2014) malam. Bahkan pada aksi tersebut mereka juga membakar ban bekas tanda protes dan penolakan. (san)