- - - -
Facebook  Twitter  Google+

18/11/2014

Siswi SD Sukajeruk Masalambu Disekap dan Diperkosa


lintasmaduranews - Mawar (13), bukan nama sebenarnya, warga Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur, disekap dan direnggut keperawanannya oleh teman FB-nya, Syamsul (25) yang juga warga desa setempat.

Korban yang masih duduk di bangku kelas VI SD diperkosa setelah tiga hari disekap di sebuah rumah kosong, tidak jauh dari tempat tinggal korban. Korban bersama orang tuanya melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke aparat desa setempat dan kemudian dilaporkan ke Polsek Masalembu, Senin (17/11/2014).

Menurut penuturan korban, ia baru kenal dengan pelaku sekitar satu bulan yang lalu melalui media jejaring sosial FB. Sejak perkenalan di dunia maya itu, korban dan tersangka kerapkali chatting. Pelaku Syamsul yang dari sebelumnya sudah punya niat bejat, mengajak korban pertemuan di suatu tempat yang ditentukan.

Tanpa menaruh curiga, korban yang masih lugu dan polos itu mendatangi sebuah tempat yang ditentukan pelaku. Begitu korbannya datang, pelaku langsung mengajaknya ke sebuah rumah kosong yang terletak sekitar 100 meter dari tempat keduanya bertemu dan korban pun mengiyakan saja ajakan pelaku.

Di rumah kosong itulah pelaku mulai melancarkan aksinya dengan mulai meraba-raba korban dan selanjutnya mengajak berhubungan intim. Korban menolak keinginan pelaku kendati diancam akan dibunuh. Hingga seharian bahkan hingga larut malam korban tetap menolak nafsu bejat pelaku. Karena tetap menolak, pelaku tetap mengurung korban di dalam rumah kosong hingga pagi hari.

Di hari kedua, pelaku kembali memaksa korban untuk berhubungan intim. Karena tetap menolak walaupun saat itu pelaku yang pengangguran itu menyodorkan segepok uang kepada korban.

Namun pada hari ketiga, nampaknya pelaku sudah tidak tahan lagi dengan bujukan halus dan pemberian uang yang tetap ditolak. Kali ini pelaku nekat dan dengan mengancam akan membunuh korban, pelaku mendekap dan memaksa korban melayani nafsu birahinya yang sudah memuncak.

Korban terus mencoba berontak, namun karena tenaga korban yang masih belia, akhirnya lemas tak mampu menolak nafsu bejat pelaku. Ia hanya menangis ketika pakaiannya dibuka paksa pelaku. Dan tak kuasa lagi mempertahankan keperawanannya yang direnggut paksa teman FB-nya.

Beberapakali korban dipaksa melayani nafsu bejat pelaku. Dan setelah puas, pelaku melepaskan sekapan dan membiarkan korban pulang ke rumahnya dengan kondisi memperihatinkan. Kedua orang tua korban yang sudah mencari keberadaan korban sejak dua hari hilang, syok melihat anaknya pulang.

Dan alangkah terkejutnya, ketika korban menuturkan apa yang telah menimpa dirinya. Atas pengakuan anak gadisnya, kedua orang tuanya melaporkan ke aparat desa setempat dan langsung dilanjutkan ke Polsek Masalembu. Polsek Masalembu langsung mengejar dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya.

“Pelaku perkosaan telah kami tangkap dan kini pelakunya sudah kami jebloskan ke tahanan,’’ kata Kapolsek Masalembu AKP Murjito melalui telepon selulernya, Senin (17/11/2014).

Selain menangkap pelaku, Polsek Masalembu juga mengamankan barang bukti berupa baju milik korban maupun pelaku, celana dalam serta bra milik korban. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Masalembu.

“Pelaku bakal kami jerat melanggar Pasal 287 KUHP tentang Pemerkosaan Terhadap Anak di Bawah Umur dan Pasal 17 UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,’’ tegas Murjito. (sum)