- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/02/2015

FAM'S Protes Management PT WUS


lintasmaduranews - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Sumenep (FAM'S), berunjuk rasa ke kantor PT Wira Usaha Sumekar (WUS) dan Pemkab Sumenep. Mereka memprotes management PT WUS, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep yang dianggap gagal mengelola SPBU, bengkel, dan lapangan futsal.

Versi mahasiswa, selama ini neraca PT WUS defisit. Padahal suntikan dana penyertaan modal yang dikeluarkan daerah cukup besar.  Karena itu, FAM'S menuntut agar Bupati segera melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mengganti Direktur PT WUS, Sitrul Arsy.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengaku telah melakukan pembenahan dan evaluasi terhadap management PT Wira Usaha Sumekar (WUS).

"Pembenahan management PT WUS ini sudah kami lakukan mulai tahun 2012. Dan di tahun 2015 akan kembali kami lakukan evaluasi," kata Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, Moh. Hanafi, Kamis (12/02/15).

Ia memaparkan, PT WUS sebagai salah satu BUMD Sumenep tidak mempunyai kewajiban menyetorkan PAD karena dalam kondisi mengalami kerugian. "Tapi untuk tahun 2015 ini PT WUS sudah kami target untuk menyetor PAD," ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumenep, Abd Kahir memaparkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan PT WUS mengalami kerugian. Diantaranya adanya kebocoran pada tangki pendam SPBU.

"Secara teknis, memang ada kebocoran tangki pendam SPBU. Dan itu perlu anggaran besar. Tapi persoalan itu akan diselesaikan tahun ini," katanya.

Selain itu, lanjut Kahir, kendala PT WUS adalah masalah finansial, yakni kekurangan modal untuk melakukkan penebusan jatah BBM untuk dijual di SPBU. "Karena kekurangan modal itulah, maka PT WUS tidak bisa menebus sesuai kuota," terangnya.

Kahir menambahkan, guna pembenahan management PT WUS, juga telah dilakukan rasionalisasi SDM untuk efisiensi dan efektifitas. "Hal itu dilakukan demi menyehatkan PT WUS dari sisi administrasi," ujarnya. (beritajatim)