- - - -
Facebook  Twitter  Google+

06/02/2015

JK: HMI Jangan Hanya Identik Berdemo


lintasmaduranews - Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla berharap agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bisa identik dengan kemajuan. Sehingga, diharapkan HMI bisa memberikan kemajuan dan kesejahteraan bagi bangsa dan negara.

"HMI jangan selalu digambarkan dengan mahasiswa yang suka berdemo dan jahat di atas Kopaja, namun HMI harus bisa menciptakan dokter, insinyur, profesor, pengusaha, dan orang pintar," kata Jusuf Kalla saat memberikan sambutan pada Dies Natalis ke-68 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Jakarta, Kamis (5/2/2015) malam.

JK menambahkan, Indonesia saat ini membutuhkan orang-orang yang berpendidikan, dan memiliki ilmu pengetahuan agar bisa maju dan sejahtera, sehingga memerlukan manusia yang mau belajar dan menuntut ilmu.

Bangsa Indonesia, kata JK, juga membutuhkan sejumlah inovasi di berbagai bidang, sehingga bisa menjadi bangsa yang lebih maju dan lebih baik.

"Tak ada kemajuan suatu bangsa tanpa didukung ilmu pengetahuan dan teknologi. Indonesia membutuhkan mahasiswa yang berkarakter," terang mantan Ketum Partai Golkar itu.

HMI, kata dia, juga harus mampu mencerminkan suatu alumni yang berbudaya dan memberikan contoh yang baik dalam setiap kegiatan.

Dicontohkan adanya kerusuhan dalam kongres Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (HIPMI) hendaklah dapat dihindari, karena bisa memberikan contoh kurang baik bagi masyarakat.

"Jangan sampai ada kongres sampai lempar-lempar kursi, karena di HIPMI juga banyak HMI juga," terang JK.

Sesuai dengan amanat pendirian HMI pada awalnya, lanjutnya, persaudaraan dan kebersamaan harus dijunjung tinggi, sehingga kemajuan dan kebersamaan bangsa bisa tercapai.

Pada pidatonya JK juga mengingatkan, HMI perlu melakukan koreksi dan terpenting mewujudkan cita-cita keislaman dengan menjunjung tinggi syiar Islam. Turut hadir pada acara ini antara lain Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Irman Gusman, tokoh HMI Akbar Tandjung, serta sejumlah menteri Kabinet Kerja. (oekzon)