- - - -
Facebook  Twitter  Google+

14/02/2015

KPK Sita Lahan Milik Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin


lintasmaduranews - Upaya penyitaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap asset-asset milik Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin terus dilakukan. Kali ini lembaga antirasuah tersebut melakukan penyitaan asset berupa lahan-lahan kosong yang dimiliki tersangka di Bangkalan, jumat (13/2/2015) siang.

Penyidik KPK terlebih dahulu melakukan pengukuran pada setiap lahan yang akan mereka sita. Begitu memastikan ukuran atau luas lahan yang akan disita, mereka lalu memancangkan papan penyitaan.

Dari data yang didapat di lapangan, KPK menyita sedikitnya 8 titik lahan kosong yang merupakan milik Fuad Amin. Asset-asset yang disita ini terletak di 2 kecamatan berbeda yakni kecamatan Bangkalan Kota serta kecamatan Socah.

Namun sayang, tidak ada keterangan resmi mengenai jumlah total area lahan yang disita. Para penyidik KPK maupun kepala desa serta camat yang ikut menyaksikan penyitaan ini menolak berkomentar. Mereka tampaknya enggan berbicara banyak terkait penyitaan asset milik mantan Bupati Bangkalan 2 periode tersebut.

“Saya cuma mengantarkan saja, mas. Coba tanya langsung ke beliau-beliau saja”,ujar seorang pejabat Pemkab Bangkalan yang juga menolak namanya disebutkan sambil menunjuk para penyidik KPK.

Penyitaan di banyak lokasi ini dilakukan secara marathon dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Termasuk kepada warga sekitar lokasi. Alhasil, warga sekitar lahan yang disita mengaku tidak mengetahui. Mereka pun baru mengetahui jika lahan-lahan kosong yang disita ini ternyata milik Fuad Amin.

“Saya sudah sejak pertengahan 1990-an tinggal disini. Tapi baru tahu kalau ini tanah milik pak Fuad”,ujar Moh Neri, salah seorang warga di jalan RE Martadinata.

Guna memperlancar proses penyitaan, para penyidik KPK mendapat pengawalan penuh dari sejumlah personil Polres Bangkalan. Polisi tersebut mengawal para penyidik KPK dengan senjata laras panjang kemana pun mereka bergerak. “Kami diperintahkan mengawal dan menjaga beliau-beliau ini selama proses penyitaan”,ucap Bripka Joko, salah seorang polisi yang ditemui di lokasi. (maduracorner)