- - - -
Facebook  Twitter  Google+

14/02/2015

Kronologi Pembacokan Warga Pandian Sumenep


lintasmaduranews - Israni (40 tahun), warga jl. Barito desa pandian Sumenep, Madura, menjadi korban pembacokan oleh orang yang tak dikenal, di rumahnya sendiri. Jumat (13/2/2015) pukul 17.45 WIB.

Kronologi peristiwa berawal saat korban kedatangan seorang tamu yang dikenalinya, tepat di rumah korban, pelaku yang diterima oleh putra korban Wildan (19 tahun), setelah dipersilahkan duduk, pelaku langsung menanyakan nama korban, kepada andi, dengan polosnya andi membenarkan dan langsung memanggil ayahnya (korban), setelah sempat berbincang selama 15 menit, korban yang mulai curiga terhadap gerak-gerik pelaku yang saat bertamu mengenakan helm, tanpa dilepas ketika menemui korban, korban yang melihat tangan kanan pelaku yang merogoh di bagian pinggang pelaku, seakan hendak mengambil sesuatu ini pun, sehingga secara spontan korban saat itu hendak menghindar, akan tetapi tangan pelaku yang menggenggam sebilah celurit ini, lebih cepat dan diayunkan ke bagian bahu sebelah kanan korban, korban yang ketakutan pun lari mengamankan diri nya di dalam rumah nya sendiri, pelaku pun terlihat berlari keluar rumah korban, tutur korban.

Melihat korban telah bersimbah darah, keluarga korban pun berteriak meminta pertolongan, hentak para tetangga korban pun langsung mendatangi rumah korban, korban yang dibantu tetangganya segera dilarikan RSD Sumenep, Madura.

Saat ini korban sedang dalam perawatan intensif di RSD Sumenep, korban mengalami luka yang cukup dalam, akibat hantaman benda tajam, dan korban alami luka robek sepanjang 10 cm, di bagian bahu sebelah kanan.

Saat ini, pihak kepolisian sektor kota Sumenep, masih melakukan penyelidikan lebih dalam, guna mengetahui ciri-ciri tersangka pembacokan ini. (soekamto)