- - - -
Facebook  Twitter  Google+

07/02/2015

Lagi, Penyidik KPK Sita Mobil Fuad Amin di Surabaya


lintasmaduranews - Penyidik KPK berhasil menyita sebuah mobil lagi terkait kasus TPPU mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin. Dalam kurun waktu kurang dari sebulan, total harta Fuad yang berhasil disita KPK mencapai nilai fantastis, lebih dari Rp 200 miliar.

"Hari ini penyidik kembali menyita satu mobil di Surabaya," kata Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (6/2/2015).

Uang sebanyak itu belum juga dihitung dengan jumlah 10 mobil yang berhasil disita. Belum lagi termasuk dua unit ruko, enam rumah dan sebuah apartemen yang tersebar mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Bali hingga Surabaya.

Untuk total keseluruhan aset yang berhasil disita, hingga saat ini masih dihitung oleh penyidik. "Masih dihitung secara keseluruhan," sambung Priharsa.

Aset-aset itu tidak hanya atas nama Fuad Amin semata. Namun Fuad ada juga yang menggunakan nama orang lain. Beberapa di antaranya sudah ada yang diperiksa.

Seperti diketahui, sebelum dijerat dengan pasal TPPU, Fuad telah menerima suap dari PT Medya Karya Sentosa. Uang suap diberikan untuk kongkalikong dalam memainkan jual beli gas alam.

Uang ratusan miliar itu disita dari beberapa rekening milik Fuad dan beberapa anggota keluarganya. Ini merupakan penyitaan dengan jumlah terbesar yang pernah dilakukan KPK dalam proses sekali sita. Diperkirakan, Fuad masih punya uang lain selain ratusan miliar yang kini telah disita.

Selain uang ratusan miliar, KPK juga pernah menyita enam mobil terkait Fuad. Enam mobil itu yakni,‎ Toyota Alphard, Toyota Camry, Oddysey, H1, Honda Mobilio, dan Land Cruiser.(detik)