- - - -
Facebook  Twitter  Google+

20/02/2015

Masyarakat Sampang Tolak Syiah Sebagai Agama Baru


lintasmaduranews - Wakil Bupati Sampang Fadillah Budiono mengomentari statement Ketua Aliansi Nasional Anti-Syiah (Annas) KH Athian Ali yang menyarankan agar Syiah menjadi agama tersendiri di Indonesia.

Dikatakannya, meskipun seandainya agama itu resmi menjadi agama baru, warga Sampang akan tetap menolak pengungsi syiah yang saat ini berada di Rusunawa Sidoarjo. Hal itu lanjut Fadhillah, disebabkan mindset warga Sampang tetap berpendapat jika pengungsi konflik syiah menganut aliran sesat. Sehingga langkah satu - satunya untuk berdamai, pengungsi harus kembali ke jalan yang benar.

"Jadi jika wacana itu dikabulkan oleh pemerintah pusat tidak akan berpengaruh, karena masyarakat Sampang menganggap para pengungsi itu bukan beragama Syiah melainkan aliran sesat,'' tegasnya, Jum'at (20/2/2015).

Sikap KH Athian Ali sendiri berdasarkan Syiah yang menurutnya mempunyai kitab suci dan hadis lain. Sehingga dirinya menyarankan lebih baik segera mendaftarkan diri sebagai agama baru di Indonesia, agar bisa resmi diakui pemerintah.

"Tidak ada umat Muslim keberatan kalau Syiah menjadi agama baru di Indonesia. Kami menghormati betul setiap keyakinan orang lain," kata Athian. (rri)