- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/02/2015

Pemkab Sumenep Bahas Harga Elpiji 3 Kg Khusus Kepulauan


lintasmaduranews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mebahas harga eceran tertinggi (HET) baru elpiji 3 kg, khusus untuk wilayah kepulauan. Langkah ini menyusul turunnya Peraturan Gubernur Jawa Timur no 64/ 2013 tentang HET LPG tabung 3 kg di Provinsi Jawa Timur.

"Dari sisi geografis, kondisi di kepulauan kan memang beda. Ada biaya tambahan untuk transportasi laut. Karena itu, perlu HET khusus," kata Kabag Perekonomian Pemkab Sumenep, Hanafi, Selasa (17/02/15) sebagaimana dilansir dalam beritajatim.com

Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 kecamatan. Sembilan di antaranya merupakan kecamatan kepulauan. "Di beberapa kecamatan kepulauan, tidak sedikit yang terdiri dari pulau-pulau lagi. Jadi harus menyeberang beberapa kali. Biaya transportnya jelas berbeda," terang Hanafi.

Ia mengungkapkan, dengan kondisi geografis yang berbeda-beda, tidak menutup kemungkinan HET yang diberlakukan di tiap kecamatan kepulauan akan berbeda, tergantung jauh dekatnya jarak dari pelabuhan. "Kami sudah meminta masukan dari tiap kecamatan untuk menghitung HET di wilayah mereka," ungkapnya.

Hanafi melanjutkan, pihaknya telah meminta pada Camat di masing-masing wilayah kepulauan untuk melakukan musyawarah bersama Forum Pimpinan Kecamatan dan tokoh-tokoh masyarakat, menghitung berapa biaya transport yang diperlukan. "Itu menjadi dasar kami untuk menentukan HET. Kami berharap secepatnya tiap kecamatan menyetorkan perhitungan HET tersebut," pungkasnya.

Sumber : beritajatim