- - - -
Facebook  Twitter  Google+

15/02/2015

Petasan Meledak, 1 Rumah Hancur dan 1 Orang Meninggal


lintasmaduranews - Salah satu korban ledakan petasan, Hafid (55), warga  Dusun Toggung, Desa Dasuk Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah sekitar 2 jam dirawat di Rumah Sakit Daerah dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

"Kondisi korban memang sudah kritis saat dibawa ke rumah sakit daerah. Korban akhirnya meninggal dunia," kata Humas Polres Sumenep, AKP Jaiman, Minggu (15/02/15).

Pada Sabtu (14/02/15), rumah milik Hafid, warga  Dusun Toggung, Desa Dasuk Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep diguncang ledakan dahsyat. Ledakan tersebut diduga berasal dari petasan yang diracik korban."Tim gabungan dari Polres Sumenep dan Polsek Dasuk langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang police line di lokasi," terang Jaiman.

Menurutnya, ledakan itu terjadi di bagian gudang dan dapur rumah korban, yang diduga digunakan untuk meracik petasan. "Bangunan rumah korban ini bagian depan untuk tempat tinggal, dan bagian belakang difungsikan untuk gudang dan dapur. Di gudang inilah ledakan itu terjadi," terangnya.

Jaiman menjelaskan, akibat ledakan dahsyat tersebut, kondisi gudang hancur. Sedangkan rumah korban kaca-kaca jendelanya pecah.
"Kami menyita kertas panjang yang diduga sebagai bahan pembuat selongsong petasan dari lokasi ledakan," imbuhnya.

Sementara versi warga, korban meracik petasan karena kesal terhadap burung yang sering mengganggu tanaman padinya di sawah. Petasan yang dibuatnya itu akan digunakan untuk mengusir dan menakut-nakuti burung liar tersebut. Namun apes, petasan yang dibuatnya meledak, dan melukainya. Bahkan menghancurkan rumahnya.

Ledakan itu tidak hanya melukai Hafid, tapi juga Juma'ati (45) istrinya yang saat itu ada di dapur, beberapa meter dari tempat Hafid meracik petasan. Akibatnya, Juma'ati mengalami luka bakar serius di tubuhnya. Selain itu, Hammad (35) menantu korban juga luka terkena pecahan kaca. (beritajatim)