- - - -
Facebook  Twitter  Google+

16/02/2015

Satpol PP Membuka Kembali "Bisnis Syahwat" di Sumenep


lintasmaduranews - Empat kafe di Sumenep yang penuh dengan bisnis syahwat dibuka kembali oleh Satpol PP karena kafe yang sempat ditutup itu sudah mengantongi ijin operasi.

"Kafe-kafe itu memang beroperasi kembali. Mereka sudah mendapatkan ijin dari tim perijinan Pemkab untuk buka lagi," kata Kepala Satpol PP Sumenep, Abd Madjid, Senin (16/02/15).

Keempat kafe yang buka kembali itu yakni Kafe Zurin, Ayu, Mila, dan Srikandi. "Kafe-kafe itu memang diijinkan buka lagi, tapi ada beberapa syarat yang harus dipatuhi. Diantaranya, ruangan kafe tidak boleh tertutup, tidak boleh menyediakan minuman beralkohol, dan jadwal buka maksimal hingga jam 24.00," ujar Madjid.

Menurutnya, apabila kafe-kafe itu melanggar ketentuan tim, pihaknya akan bertindak tegas. "Tidak hanya teguran. Kalau tetap membandel, kami tidak akan segan-segan mencabut ijinnya," ungkapnya.

Ia mengatakan, selain empat kafe tersebut, ada dua kafe yang sejak ditutup tidak buka lagi yakni Galaxi dan Malioboro. "Dua kafe ini tutup total karena memang dari pemiliknya tidak membukanya lagi," terangnya.

Sebelumnya, Satpol PP Sumenep menutup paksa dan menyegel sejumlah kafe di Sumenep karena peruntukannya tidak sesuai ijin. Dalam ijinnya sejumlah kafe tersebut merupakan rumah makan. Namun dalam prakteknya, kafe-kafe tersebut justru menyediakan minuman beralkohol. Selain itu, ruangan kafe tersebut tertutup, dan jam buka lebih dari jam 24. (beritajatim)