- - - -
Facebook  Twitter  Google+

10/03/2015

Ahmadi Warga Desa Gadu Barat Meninggal Setelah Menabrak Truk


lintasmaduranews - Diduga gara-gara mengantuk, Ahmadi (32), warga Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam truk bermuatan pasir.

Kecelakaan tragis itu berawal ketika Ahmadi yang berboncengan dengan Sanimo (28), warga Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, mengendarai sepeda motor Honda Supra X nopol M 3850 AT, melaju kencang dari utara, menuju Pamekasan.

Saat tiba di jalan Ðesa Nambakor, Kecamatan Saronggi, sepeda motor yang dikemudikan Ahmadi tiba-tiba melaju ke tengah. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul truk pengangkut pasir nopol M 8606 UN yang disopiri Sa’edi (35), dan Sahrun (40). Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.

"Diduga korban ini mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju sepeda motornya. Korban meninggal di TKP. Sedangkan Sanimo, yang dibonceng, mengalami luka serius dan dilarikan ke  Rumas Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep," kata Kanit Laka Polres Sumenep, Ipda Taufik Hidayat, Senin (09/03/15).

Ia menerangkan, sepeda motor korban dan truk pengangkut pasir tersebut saat ini diamankan di Polres Sumenep. "Kami masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi di TKP," ujarnya. (beritajatim)