- - - -
Facebook  Twitter  Google+

11/03/2015

Bolog Sumenep Kekurangan Stok Beras


lintasmaduranws - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kekurangan stok beras. Stok yang ada hanya 31 ton, sedankan yang dibutuhkan sebanyak 1.745 ton setiap bulan.

”Stok beras di Gudang Bulog hanya 31 ton. Sangat jauh dari kebutuhan program raskin per bulannya, itupun tidak jelas apakah stok yang ada itu memang sisa tahun lalu atau justru titipan Desa atau Kecamatan dari Program raskin 2014,” terang Kasubag Sarana Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep Wedi Sunarto, Selasa (11/3/2015).

Wedi menjelaskan, pihaknya telah menerbitkan SPA raskin sebab berdasarkan hasil kordinasi dan surat edaran Kementerian Dalam Negeri diintruksikan agar Kabupaten atau Kota supaya merealisasikan program raskin. Tim telah menindak lanjuti Surat Edaran itu, namun stok raskin di Gudang masih belum siap mengingat persediaan yang ada jauh dari kebutuhan.

”Hasil pengecekan Tim Raskin Kabupaten ke Gudang Bulog ternyata pihak gudang masih belum siap karena stoknya jauh dari kebutuhan. Bulog sendiri menyatakan belum bisa memastikan karena pengiriman beras ke Gudang sistemnya jarak jauh, sehingga Pemkab tidak bisa memastikan raskin itu dapat diluncurkan,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kepala Gudang Bulog Sumenep, Ainul Fattah belum bisa dikonfirmasi mengenai kurangnya stok beras untuk program raskin. Namun, pada kesempatan sebelumnya, Mantan Korlap Raskin Sumenep itu mengakui,   sistem pengadaan beras di Gudang Beras Bulog tidak sama dengan tahun lalu sebab tahun ini sistemnya jarak jauh. (rri)