- - - -
Facebook  Twitter  Google+

10/03/2015

Bupati Pamekasan Berharap Tradisi Nilai UN Tertinggi Tetap Terjaga


lintasmaduranews - Bupati Pamekasan, Achmad Syafii berharap tradisi nilai tertinggi yang biasa diraih oleh siswa di kota yang identik dengan slogan Bumi Gerbang Salam pada pelaksanaan ujian nasional (UN) tetap terjaga.

Tidak hanya itu, tetapi proses pembelajaran dan upaya mencetak siswa berprestasi tetap dioptimalkan. Seperti yang sudah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. "Harapan saya, semoga tahun ini ada siswa di Pamekasan, yang kembali mendapatkan nilai UN tertinggi," kata Achmad Syafii, Selasa (10/03/2015).

Selain itu, tradisi membanggakan tersebut harus senantiasa dijaga dengan baik. Mengingat dinas pendidikan (Disdik) Pamekasan, sudah membuat sejumlah program dan upaya untuk terus menjaga tradisi. "Capaian nilai tertinggi UN tidak hanya se Madura, tapi ditingkat Jawa Timur, bahkan kalau bisa tingkat nasional," imbuhnya.

Namun demikian, pihaknya berharap raihan tersebut diperoleh dengan cara murni dan tidak menggunakan cara yang tidak baik dan tidak mendidik siswa. Apalagi dengan membocorkan soal. "Saya minta dan berharap pelaksanaan UN tahun ini berjalan lancar dan jujur, tidak ada lagi kebocoran soal atau jawaban kepada pihak manapun. Baik kepada pihak sekolah, maupun kepada siswa," ungkapnya.

"Untuk anak-anakku para siswa yang akan mengikuti UN, ayo belajar dan berdoa," ajak mantan anggota DPR-RI daerah pemilihan (dapil) XI Madura, asal Partai Demokrat tersebut.

Untuk diketahui, pelaksanaan UN tingkat SMA dan sederajat digelar mulai Senin hingga Rabu (13-15/04/2015) mendatang. Dengan jumlah peserta sebanyak 11.747 siswa, masing-masing sebanyak 3.546 siswa SMA, 2.600 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), dan 5.601 siswa dari Madrasah Aliyah (MA).

Sementara, UN tingkat SMP/MTs akan digelar mulai Senin hingga Rabu (04-06/05/2015) mendatang. Dengan jumlah peserta sebanyak 15.751 peserta yang terdiri dari sekolah menengah pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). (beritajatim)