- - - -
Facebook  Twitter  Google+

14/03/2015

Disnakertrans dan Dinsos Sumenep Siapkan Kedatangan 150 Buruh Migran


lintasmaduranews - Pemprov Jawa Timur akan segera memulangkan sekitar 4.000 lebih buruh migran bermasalah dari berbagai daerah di Jawa Timur  yang bekerja di berbagai negara tujuan kerja di luar negeri. Dari 4.000 lebih buruh migran bermasalah itu, 150 di antaranya berasal dari Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Sustono mengungkapkan, berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya segera berkomunikasi dengan Dinas Sosial guna menyiapkan kedatangan para buruh migran asal Sumenep tersebut.

“Saya telah berkomunikasi  dengan Dinas Sosial guna menyiapkan kedatangan para buruh migran,” ujar Sustono, Sabtu (14/3/2015).

Sebenarnya, jelas Sustono, pihaknya sudah seringkali me-warning masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar melalui prosedur resmi, sehingga di tempat kerja benar-benar merasa aman dan nyaman. Oleh karenanya, sangat disayangkan masih banyak warga di Sumenep yang berangkat menjadi TKI secara ilegal.

Dari data di Disnakertrans, hingga saat ini tercatat sekitar 60 TKI asal Sumenep yang berangkat secara resmi. Namun demikian, Disnakertran Sumenep menengarai jumlah TKI yang berangkat secara ilegal jumlahnya lebih besar dibanding dengan yang berangkat melalui jalur resmi. (rri)