- - - -
Facebook  Twitter  Google+

19/03/2015

DPD Partai Golkar Pamekasan Tolak Hasil Munas Ancol


lintasmaduranews - DPD Partai Golkar Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menolak hasil musyawarah nasional (Munas) Ancol, yang digawangi Agung Laksono sebagai tandingan Munas Bali, beberapa waktu lalu.

Penolakan tersebut karena Munas Ancol, dinilai tidak berdasar pada aturan organisasi. Bahkan juga tanpa melalui tahapan agenda Rakernas dan Rapimnas. "Yang di Ancol menggelar Munas. Tidak ada undangan, tidak ada surat mandat," kata Boy Suhari, Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Selasa (17/03/2015) kemarin.

Selain itu, pihaknya juga menilai adanya sejumlah kejanggalan dalam pelaksaan Munas Ancol. Sebab disignalir terdapat sejumlah dokumen berupa surat mandat yang dipalsukan, seperti kop surat, nama anggota, nomor anggota, stempel panitia dan nomor surat.

"Saya sudah meneliti dan menemukan surat (mandat) itu tidak benar. Dan (Gokar) Pamekasan, tidak pernah mengeluarkan surat mandat tersebut," sambung pria yang juga pernah menjagat sebagai anggota DPRD Pamekasan, periode 2009-2014 itu.

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya sudah melaporkan temuan tersebut ke tingkat Provinsi dan Pusat. Serta menyerahkan sepenuhnya terhadap kebijakan partai. "Kita orang bawah, hanya tinggal menunggu. Apa tindak lanjut dari hasil temuan ini," jelasnya.

Pemalsuan dokumen tersebut tidak hanya terjadi di Pamekasan, tetapi terdapat sebanyak 133 dokumen yang diduga dipalsukan. Sementara yang hadir pada Munas Ancol, sebanyak 260 orang. "Menurut kita itu tidak memenuhi (kuota) quorum, 133 yang palsu. Yang sah 127," pungkasnya. (beritajajtim)