- - - -
Facebook  Twitter  Google+

09/03/2015

Inilah Usulan Harga Eceran Elpiji 3 Kg Khusus Kepulauan Sumenep


lintasmaduranews - Harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kg di Kecamatan/ Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, diusulkan Rp 27.500 per tabung. Usulan tersebut tertinggi dibanding wilayah kecamatan kepulauan lainnya.

"Untuk wilayah kepulauan di Sumenep ini memang usulan tentang HET elpiji bervariasi, tergantung jauh dekatnya pulau tersebut. Dan itu memang diijinkan, karena sesuai Peraturan Gubernur Jawa Timur, jarak di atas 60 km dari stasiun pengisian bahan bakar elpiji, kabupaten/kota bisa menghitung sendiri HET," kata Kepala Sub Bagian Perekonomian Setkab Sumenep, Suhermanto, Senin(09/03/15).

Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 kecamatan. 9 kecamatan di antaranya merupakan wilayah kepulauan.

"Untuk Kecamatan Arjasa dan Kangayan, HET yang diusulkan Rp 24 ribu. Kemudian untuk Kecamatan Giligenting dan Nonggunong Rp 20 ribu, dan untuk Kecamatan Raas Rp 17.850," papar Suhermanto.

Menurutnya, usulan HET wilayah kepulauan tersebut ditentukan beberapa variabel. Di antaranya biaya transportasi laut, ongkos kuli angkut pelabuhan, dan pas (tarif tanda masuk) pelabuhan.

"HET yang diusulkan itu merupakan HET hingga di pangkalan yang ditunjuk/ agen. Khusus untuk pulau-pulau kecil di luar pusat Kecamatan, misalnya Pulau Sakala, maka Pemkab memberi kewenangan pada camat untuk menghitung kembali HET nya berdasarkan biaya tambahan yang dibutuhkan," ujarnya.

Namun menurutnya, usulan HET elpiji tersebut masih mengacu pada HET elpiji Rp 14 ribu per tabung. Padahal berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur no 6 tahun 2015, mulai Januari 2015, HET elpiji 3 kg di Jawa Timur ditetapkan Rp 16 ribu per tabung.

"Karena itu, Selasa (10/03/15), tim pemantau distribusi BBM dan elpiji akan menggelar rapat koordinasi, untuk menentukan berapa tingkat kewajaran harga elpiji di kepulauan," ucapnya. (beritajatim)