- - - -
Facebook  Twitter  Google+

14/03/2015

Komis D DPRD Sumenep Nilai Gedung Sain Kurang Layak


lintasmaduranews - Komisi D DPRD Sumenep menilai Pembangunan Gedung Sain yang dibangun oleh Dinas Pendidikan setempat di area Gelanggang Olah Raga (GOR) Pangligur dengan dana dari APBD sebesar Rp 750 juta, itu kurang layak dan tidak strategis.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumenep, Abrari, mengatakan, sebenarnya ingin mendapatkan penjelasan tentang banyak hal terhadap keberadaan Gedung Sains saat melakukan peninjauan ke lokasi, namun  ternyata Dinas Pendidikan saat itu tidak datang. Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya sudah mengagendakan pembahasan secara formal dengan Dinas Pendidikan.

“Pembangunan Gedung Sains yang didanai APBD sebesar Rp 750 juta itu dinilai kurang layak, termasuk penempatan lokasinya yang kurang tepat,” terang Abrari, Sabtu (14/3/2015).

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Sumenep, Kamalil Ersyad mendukung langkah Komisi D yang berusaha untuk mendapatkan jawaban terhadap keberadaan Gedung Sains. Namun demikian, Kamalil menegaskan, komisi yang membidangi Kesra itu tidak harus melimpahkan kesalahan tersebut hanya kepada Dinas Pendidikan, karena seharusnya sejak awal pembangunan itu diawasi.

“Saya sangat mendukung langkah Dewan yang berusaha mendapatkan jawaban terhadap keberadaan Gedung Sains,” tegas Kamalil Ersyad.

Mantan Ketua Komisi D DPRD Sumenep ini menyatakan belum bisa memberikan penilaian terhadap kualitas bangunan Gedung Sains, karena hal itu merupakan persoalan teknis.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Ahmad Sadik belum bisa dikonfirmasi, karena setelah dihubungi melalui telepon selulernya beberapa kali, belum ada jawaban. (rri)