- - - -
Facebook  Twitter  Google+

10/03/2015

Komisi VI DPR RI akam Bahas Ruksaknya 153 Ton Beras Bulog yang Terjadi di Pamekasan


lintasmaduranews - Sebanyak 153 ton beras milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre XI Madura, Pamekasan, Jawa Timur, rusak hingga menjadi tepung. Rusaknya beras tersebut diklaim akibat serangan hama Rhyzoperta Dominica di dalam gudang penyimpanan beras.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI, Kholilurrahman akan membahasnya di Komisi VI DPR RI. “Ini harus dicarikan cara bagaimana agar beras bisa awet,” katanya kepada wartawan, Selasa (10/03/15).

Mantan Bupati Pamekasan tersebut mengatakan, kedatangannya ke gudang bulog bukan untuk melakukan pengusutan. Tapi untuk menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI. “Bulog kan merupakan bagian dari BUMN yang merupakan mitra komisi VI,” imbuhnya.

Apalagi selama ini dirinya mendapat pengaduan dari masyarakat terkait kualitas beras yang buruk dan hilangnya beras di Gudang Bulog Sub Divre Madura.

Kepala Gudang Bulog Pamekasan, Yuni Irianto, sebelumnya menjelaskan, serangan hama yang menyebabkan beras menjadi seperti tepung bisa terjadi dalam jangka waktu satu malam. Hama Rhyzoperta Dominica wujudnya sangat kecil dan mudah masuk ke dalam karung beras.

"Kalau sudah diserang hama ini sulit untuk dibasmi karena dalam jangka watu 25 hari, telurnya hingga menetas bisa mencapai 300 hama," ujarnya, Senin (9/3/2015).

Yuni menjelaskan, beras yang rusak menjadi tepung itu masih bisa dimanfaatkan ulang meskipun harapannya sangat tipis. Caranya dengan memproses ulang dan memilah antara yang sudah menjadi tepung dan yang masih utuh menggunakan mesin khusus. Yang jadi tepung dibuang, sementara yang masih utuh dibungkus ulang. (maduracorner)