- - - -
Facebook  Twitter  Google+

18/03/2015

Pemkab Pamekasan Kirim Kacong-Cebbing Secara Sepihak


lintasmaduranews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Bagian Perekonomian mebelotkan delegasi Kacong Cebbing sebagai peserta Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2015 secara sepihak tanpa ada konfirmasi kepada ketua paguyuban Kaceb di Pamekasan.

Juru bicara Paguyuban Kaceb Pamekasan Ismiyanti mengungkapkan, seharusnya yang dikirim untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut, adalah juara Kaceb 2014, bukan runner up atau juara talent 2013.

Menurutnya, Pemkab Pamekasan telah memutus secara sepihak pengiriman kandidat raka-raki Jawa Timur tahun 2015, sehingga, hal itu dianggap menyalahi prosedur yang ada. Bahkan, keputusan itu dianggap telah mencederai asas keadilan, khususnya bagi juara Kaceb 2014.

“Kami meminta keadilan atau menuntut hak kami dalam pemilihan Raka-Raki Jawa Timur, yang seharusnya dikirim kandidat juara 2014, tapi kenapa disini yang dikirim malah juara runner up dan talenta tahun 2013. Itu tidak adil dan tidak sesuai prosedur,” keluh Ismiyanti, Rabu (18/03/2015).

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur Apik menegaskan, pengiriman Kacong-Cebbing (Kaceb) Pamekasan, pada ajang Raka-Raki Jawa Timur tahun 2015 yang dilakukan oleh Pemkab setempat, bisa saja dianulir atau dibatalkan karena banyak kejanggalan yang dijumpai dalam pendelegasian tersebut.

“Setelah nanti kami ketemu dengan Kabag Perekonomian, kami akan berusaha untuk minta kepada pemerintah terkait agar pengiriman duta ini dipertimbangkan lagi, kalau bisa dianulir. Kami tetap berusaha dianulir, karena melanggar hak daripada pemenag Kaceb 2014,” tegas Apik di hadapan peserta Paguyuban Kaceb, (18/03/2015).

Sementara, Tita Oxa Anggrea dan Moh Agung Taufiqurrahman, yang merupakan Juara Kacong-Cebbhing 2014 Pamekasan, nyatanya sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk mengikuti Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2015. Bahkan, persiapan yang telah dilakukan oleh mereka mencapai 80 persen, tetapi sayang keduanya harus gigit jari karena yang diberangakatkan justru Kacong bertalenta tahun 2013 dan Cebbhing 2013.

“Saya (Cebbhing) dan Kacong (Moh Agung Taufiqurrahman) dipersiapkan sedemikian rupa untuk mengikuti ajang Raka-Raki 2015, H-1 dibatalkan secara sepihak, itu kami sudah siap 80 persen. Siap mental, siap talenta. Pokoknya semua kami sudah persiapkan sedemikian rupa, hingga kami kecewa berat dengan kejadian ini,” kata Juara Cebbhing 2014, Tita Oxa Anggrea yang didampingi Juara Kacong 2014, Moh Agung Taufiqurrahman.

Beredar informasi di lapangan, bahwa pemutusan sepihak ini terendus praktik nepotisme. Benar atau tidaknya, yang jelas pengiriman Duta Wisata Raka-Raki 2015 mendapat banyak sorotan dan protes. (mediamadura)