- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/03/2015

Pemkab Sumenep Tidak Memiliki Kometmen Kembangkan Wisata Gili Labak

 

lintasmaduranews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai tidak maksimal dalam mengembangkan potensi wisata di dearahnya, seperti pulau Gili Labak. Hal ini menyusul tidak lengkapnya sarana dan prasarana seperti Mandi Cuci dan Kakus (MCK) di pulau yang memiliki garis pantai dan biota laut yang indah.

“Pemkab tidak memiliki komitmen untuk mengembangkan potensi wisata di Gili Labak,” tutur Faidal Ali, pengamat pariwisata Jawa Timur kepada RRI, Selasa (17/3/2015).

Menurutnya, sebelum melaunching daerah sebagai tempat wisata, sebelumnya pemkab harus mempunyai dokumen perencanaan sebagai destinasi wisata, untuk menjadikan pulau yang sudah dikenal dan didatangi wisatawan bahkan dari manca negara itu.

“Sebelum saya menanyakan sarana dan prasarana di Gili Labak, saya ingin tahu, pemkab punya tidak dokumen perencanaan untuk destinasi wisata Gili Labak,” tandasnya.

Tidak adanya MCK, tegas Faidal Ali, merupakan potret buram bagi dunia pariwisata di pemkab Sumenep. Bagaimana tidak, pulau yang sudah dikenal, akan tetapi tidak memiliki MCK.

“Wisatawan itu ada dua, kalau yang sifatnya alosentris, mungkin tidak masalah untuk buang air atau sebagainya dimana saja. Tetapi yang sifatnya diskosentris hal ini akan menjadi masalah, karena yang bersangkutan terbiasa dengan fasilitas sarana yang memadai,” imbuhnya.

“Kedepan ayolah perbaiki lagi, dan pemkab harus mempunyai dokumen perencanaan terkait pengembangan potensi wisata di Sumenep. Kalau tidak ada perencanaan bagaimana dapat anggaran di APBD, dan kapan MCK akan dibangun,” pungkasnya. (rri)