- - - -
Facebook  Twitter  Google+

16/03/2015

Ratusan Massa Datangi Polres Bangkalan Kecam Aksi Santri


lintasmaduranews - Ratusan massa yang mengatasnamakan dari Aliansi Warga Kecamatan Kokop (Warkop) mendatangi Mapolres Bangkalan, mengecam keras aksi yang dilakukan oleh massa yang mengatasnamakan dari Gerakan Pemuda dan Santri Madura (GPSM), Senin (16/3/2015).

"Hukum tidak melihat latar belakang seseorang itu dari status sosial yang tinggi, tapi hukum melihat siapa yang salah katakan salah. Pemuda dan tokoh diseluruh lapisan masyarakat Kecaman Kokop mendukung sepenuhnya terhadap penegakan hukum di Bangkalan," triak Koorlap aksi Warkop, Bahiruddin dalam orasinya.

Ia menjelaskan, adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan massa dari Gerakan Pemuda dan Santri Madura (GPSM) pada Rabu (11/3/2015) lalu merupakan pencemaran nama baik terhadap masyarakat Kokop.

"Kami tidak mengentervensi dalam dunia birokrasi di Kecamatan Kokop, aksi hari ini merupakan asli dari warga Kokop (Warkop) yang merasa kurang berkenan jika wilayah kami di tunggangi dengan politik yang kotor," ungkapnya.

Ia menambahkan, masyarakat Kecamatan Kokop wilayah yang aman dan mencintai keadilan hukum sesuai dengan aturan dan selalu mengutamakan kerja sama dan musyawarah mufakat untuk menyelesaikan persoalan.

"Jelas kami tidak terima daerah kami diobok-obok oleh orang-orang di luar Kokop yang hanya ingin kepentingan kelompoknya, dan kami akan tuntut semua ini karena telah mengganggu kenyamanan kami di Kecamatan Kokop," tegasnya.

Menurutnya, adanya golongan yang tidak bertanggung jawab yang telah mencemarkan nama baik masyarakat kecamatan Kokop yang telah menuntut Kapolres dicopot lantaran ada kepentingan terselubung dalam proses hukum.

"Kami menegaskan tidak pernah melakukan tuntutan untuk mendesak Kapolres mundur atau di copot, namun sebaliknya kamu mendukung sepenuhnya penegakan hukum di Bangkalan," pungkasnya. (rri)