- - - -
Facebook  Twitter  Google+

20/03/2015

Sebut Maulid Penghinaan Kepada Nabi Muhammad, Masjid Ridwan Didemo Gasper


lintasmaduranews - Ratusan santri yang tergabung dalam, Gerakan Santri dan Pemuda Rahmatan Lil'almin (Gasper), Jumat (20/3/2015) sore, mendatangi masjid Ridwan, di jalan Diponegoro, Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, karena kerap melakukan pengajian yang isinya justru melecehkan kaum Sunni sebagai kaum bid’ah.  

Bahkan, dalam salah satu ceramah di masjid itu yang disiarkan melalui radio menyebutkan, bahwa perayaan maulid nabi merupakan sarana penghantar kesyirikan dan penghinaan kepada Nabi Muhammad, mengada-ada dan bid’ah serta berbagai penghinaan lainnya, terhadap ibadah dan amaliah orang Sunni.  

Oleh sebab itu, korlap aksi Muhammad Madkur dalam orasinya menuntut, agar Hanif Thalib selaku ketua takmir masjid, menghentikan kegiatan pengajian aliran Wahabi yang digelar di masjid itu, sekaligus meminta maaf dan mencabut pernyataan dalam surat terbukanya yang menyebut Gasper sebagai perusuh, preman serta santri dan pemuda yang tidak beradab.  

“Tuntutan sudah kita layangkan ke takmir masjid Ridwan, yang pertama untuk tidak merelay acara-acaranya radio Rodja, yang kedua untuk tidak mendatangkan tokoh salafih Wahabi yang mempunyai catatan hitam,” teriak Muhammad Madkur.  

Menyikapi itu, ketua takmir masjid Ridwan, Hanif Thalib kepada perwakilan Gasper meminta maaf dan mencabut pernyataannya, meskipun untuk menghentikan siaran pengajian di salah satu radio yang dianggap ajaran Wahabi, tidak bisa dipenuhi Hanif, dengan alasan, masih akan dibicarakan dengan pengurus masjid lainnya. (rri)