- - - -
Facebook  Twitter  Google+

02/03/2015

Siswa SMKN 1 Kalianget Ciptakan Sepeda Motor Bahan Bakar Gas


lintasmaduranews - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalianget dibawah pimpinan Zainul Sahari saat ini telah mampu menciptakan Sepeda Motor dengan Bahan Bakar Gas BBG yang telah diuji coba dengan  rute Sumenep – Surabaya Pulang Pergi (PP) hanya menghabiskan 3 kg gas.

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Achmad Sadik Sangat merespon hasil kreasi tersebut.  Sadik meminta Kepala Unit Pelaksana Tehnis (UPT)  SMKN1 Kalianget mencari terobosan agar tabung gas yang dipakai tidak menggunakan tabung gas melon yang biasa di pakai untuk memasak, tetapi dimodifikasi melalui kerjasama dengan salah satu perusahaan pembuat tabung gas sehingga kelihatannya lebih bagus dan menarik.

Kepala Dinas Pendidikan berjanji akan memberikan suntikan dana bahkan akan melakukan terobosan ke pusat agar kreasi siswa SMKN 1 Kalianget lebih maju.

“Saya sangat merspon sekali bahkan saya minta kepala UPT SMKN 1 Kalianget itu untuk mencari terobosan agar sepeda motor dengan bahan bakar gas dikemas lebih baik lagi nanti akan dibantu dinas pendidikan bahkan kami juga akan cari terobosan program ke pusat,” harap Sadik, Senin (2/3/2015).

Kepala UPT SMKN 1 Kalianget, Zainul Sahari mengakui, jika hasil kreasi siswanya masih ada kekurangan dan perlu pembenahan. Sementara itu menanggapi keinginan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep agar tabung gas yang digunakan dimodifikasi menurut Zainul Sahari memang harus dibuatkan tabung khusus yang tidak kelihatan dan itu harus bekerjasama dengan Pertamina.

“Kalau tabung itu arahnya yah ke Pertamina, saya tidak diijinkan untuk buat tabung sendiri, makanya kerja sama dengan pertamnita harus lembaga,  paling tidak Pemkab Sumenep,” ungkapnya.

Zainul Sahari mengungkapkan, Selain lebih ramah lingkungan, sepeda motor injeksi berbahan bakar gas itu juga lebih irit jika dibanding menggunakan premium, selain itu itu juga dijamin aman dari kebakaran. Meski menggunakan bahan bakar gas, namun kecepatan sepeda motor mampu mencapai  maksimal 100 km.(rri)