- - - -
Facebook  Twitter  Google+

01/04/2015

Menguak Dugaan Kasus Korupsi Fuad Amin, KPK Periksa Sejumlah Pejabat di Bangkalan


lintasmaduranews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa puluhan pejabat yang ada di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (31/3/2015). Pemeriksaan sendiri digelar di Mapolres Bangkalan. Mereka diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Fuad Amin.

Sehari sebelumnya, KPK juga memeriksa sejumlah pejabat dan kontraktor yang jumlahnya mencapai 50 orang. Informasinya, hari ini KPK memeriksa 62 saksi. Sebab, dalam kasus ini KPK memeriksa total saksi sebanyak 112 orang.

Ratusan saksi sebelumnya pernah diperiksa KPK, tapi kali ini kembali dipanggil untuk disumpah. Para saksi ini diperiksa dan disumpah di ruang Serbaguna Polres setempat. Tak pelak banyak pejabat dan PNS 'berkantor' di Polres.

"Hari ini memang ada KPK lagi. Penyidik KPK memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus FA (Fuad Amin)," terang Wakapolres Bangkalan, Kompol Yanuar Herlambang, saat dikonfirmasi.

Namun, sambung Herlambang, pihaknya tidak tahu secara pasti berapa saksi yang dipanggil KPK dan dari mana saja. Polres hanya menyediakan tempat untuk KPK dalam proses pemeriksaan sekarang. "Kalau materi pemeriksaan dan berapa jumlah saksi yang diperiksa, saya tidak tahu. Sebab, bukan kami yang memanggil, melainkan KPK langsung yang memanggil para saksi kesini," tukasnya.

Seperti diketahui, mantan Bupati Bangkalan dua periode sekaligus ketua DPRD Bangkalan nonaktif, Fuad Amin, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait sejumlah kasus. Pertama kasus dugaan suap gas, disusul penyalahgunaan wewenang ketika menjadi Bupati, terakhir TPPU. (okezone)