- - - -
Facebook  Twitter  Google+

01/04/2015

Tolak Naiknya Harga BBM, FKMG dan HMI Bangkalan Tuntut Presiden Jokowi Mundur


lintasmaduranews - Puluhan mahasiswa Bangkalan yang teridiri dari dua organisasi yakniForum Komunikasi Mahasiswa Geger (FKMG) serta kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan aksi penolakan terhadap penaikan harga BBM,  Rabu (1/4/2015) siang.

Dalam aksinya, mahasiswa memblokade jalan Soekarno-Hatta di Bangkalan. Akibat aksi ini, kendaraan yang melintas di jalan protokol ini harus rela mengalami kemacetan. Baik kendaraan roda 4 dan roda 2. Bahkan sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa naik ke atas trotoar agar bisa melintas jalan ini.

Menurut mahasiswa, kebijakan tidak populis pemerintahan Jokowi ini sangat menyengsarakan rakyat. “BBM naik lagi, rakyat tercekik. Kebijakan ini hanya menambah beban bagi rakyat!,”teriak Korlap aksi, Moh. Seli, rabu (1/4/2015) siang.

Apalagi menurut mereka, proses kenaikan BBM di awal bulan april 2015 ini tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Ini membuat masyarakat secara otomatis kaget dengan kenaikan tiba-tiba tersebut.

Selain menuntut diturunkannya harga BBM, mahasiswa juga mendesak Jokowi dan Jusuf Kalla agar turun dari jabatannya. Keduanya dinilai telah gagal melakukan perbaikan bagi bangsa. Termasuk gagal memenuhi janji-janjinya selama proses pemilihan presiden-wakil presiden tahun 2014 lalu.

“Jokowi gagal merealisasikan janjinya. Jika tak mampu menurunkan harga BBM, pilihannya hanya satu yakni Jokowi harus turun,”tegas Seli dalam orasinya.(maduracorner)