- - - -
Facebook  Twitter  Google+

18/04/2015

Wanita Prancis Banyak Bergabung ke ISIS

lintasmaduranews - Makin banyak wanita Prancis yang dijadikan target untuk bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Menurut para pengamat terorisme, jumlah wanita yang bergabung ke kelompok ekstrem tersebut lebih banyak dibandingkan laki-laki.

"Banyak wanita di Prancis yang tertarik (untuk bergabung dengan ISIS) karena alasan kemanusiaan," kata Jean-Charles Brisard, direktur Pusat Analisis Terorisme di Paris kepada situs berita Prancis, The Local.

"Propaganda dengan sasaran warga Prancis banyak menampilkan wanita dan anak-anak yang menderita. Video dan foto-foto ini akan menggerakkan (hati) wanita," jelas Brisard.

"Mereka (ISIS) menggunakan nilai-nilai Barat untuk meyakinkan para wanita untuk bergabung dengan mereka (ISI)," tambahnya.
Lebih 130 wanita bergabung

Sejak April 2014 pemerintah membuka sambungan telepon khusus, yang memungkinkan warga melaporkan orang-orang yang sepertinya akan pergi ke Suriah atau Irak untuk bergabung dengan ISIS.

Sejak itu pemerintah menerima tak kurang dari 3.670 laporan.
Data untuk Maret 2015 menunjukkan ada dari 261 orang yang dilaporkan diduga bergabung dengan ISIS, 135 di antaranya adalah wanita.

Laporan yang diterbitkan majelis tinggi Prancis menyebutkan 1.430 warga Prancis telah bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah.(bbc)