- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/07/2015

Inilah Komentar Mahfud MD Terkait Pembentukan Provinsi Madura

lintasmaduranews - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD melihat ada peluang Pulau Madura memisahkan diri dengan membentuk provinsi sendiri. Hal itu disampaikan pria kelahiran Kabupaten Pamekasan itu saat menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) IV Masyarakat Madura di Gedung Cakra UTM, Bangkalan, Sabtu (25/7/2015).

"Madura secara yuridis bisa saja mendirikan provinsi kendati harus bertahap. Begitu juga secara sosiologis bisa karena memiliki kekhasan sosial seperti masyarakat yang agamis dan budaya khas," ungkapnya.

Namun Mahfud MD mengingatkan, pendirian Provinsi Madura ini harus benar-benar diperhitungkan dan jangan menjadi kontradiktif.

"Nanti ketika Pilkada malah orang luar Madura yang jadi Gubernur. Seperti di beberapa daerah lain," pungkasnya.

Lain halnya dengan Anggota Komisi C DPRD Jatim Dapil Madura, Mahfud. Ia menilai gagasan pendirian Provinsi Madura masih terlalu prematur.

"Sekarang seharusnya bagaimana berjuang untuk membangun dan memajukan Madura dulu. Ini saja membutuhkan waktu yang lama," terang pria kelahiran Bangkalan itu.

Penjelasan Politisi asal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu didasarkan pada Undang - undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Sebagaimana dilansir surya.co.id, Mahfud MD mengatakan masih banyak tahapan yang harus ditempuh di antaranya minimal terdiri dari lima kabupaten sebagai salah satu syarat terbentuknya provinsi baru.

"Kabupaten baru harus berusia minimal tujuh tahun. Belum lagi aturan terkait kepulauan yang ada pada pasal-pasal dalam undang-undang itu," tandasnya.

Sumber : Surya