- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/07/2015

Kolam Renang di Tengah Perbukitan Ramai Pengunjung


lintasmaduranews - Suguhan pesona alam perbukitan dilengkapi dengan kolam renang Goa Putih, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Bangkalan ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah saat Lebaran Ketupat, Jumat (24/7/2015).

Mereka datang dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Gresik. Itu diketahui dari nopol kendaraan roda empat ataupun roda dua yang diparkir di area perbukitan tambang batu kapur itu.

Rani Ifianti (25), warga asal Perum Permata Hijau, Sidoarjo mengungkapkana, informasi keberadaan kolam renang di alam terbuka diketahuinya melalui temannya yang beberapa hari sebelumnya berkunjung.

"Ternyata memang indah. Perbukitan ditambah kolam renang di bawahnya menjadi daya tarik. Alam terbuka, seger mata memandang," ungkap mahasiswi Unair Surabaya itu.

Para pengunjung tak hanya berbasah - basah ria dengan segarnya air kolam yang berasal dari sumber mata air perbukitan. Namun sebagian dari mencapai puncak bukit dengan berjalan kaki dan menggunakan kendaraan pribadi.

Pantauan di lokasi, sebagian pengunjung yang baru datang memilih menyisir lika - liku jalur menuju pucak yang dikenal dengan Gunung Jaddih itu.

"Saya ingin berkeringat dulu berjalan kaki hingga ke puncak. Setelah itu turun dan langsung berenang. Seger memang," tandas Rani.

Lain halnya dengan Sisca Mediawati (29), warga Tambak Sari Surabaya. Ia mengaku lebih dari sekali berkunjung. Kali ini, Dosen FK Unair itu mengantar keluarga besarnya dari Lamongan.

"Saya ngantar orangtua, paman, dan sepupu. Mumpung sekolah belum masuk," singkatnya.

Keberadaan kolam renang Goa Putih yang belum genap berumur setahun itu muncul di tengah - tengah aktivitas tambang.

Pemilik kolam sekaligus pengusaha tambang batu gamping, Mustofa (45) harus mengebor lebih dari lima sumur untuk mengisi kolam renang tersebut.

"Hari - hari biasa tidak seramai ini. Paling berkisar 1000 sampai 2000 orang. Ada yang langsung berenang, ada juga yang sekedar menikmati indahnya alam perbukitan," tutur Mutofa.

Untuk Lebaran Ketupat, dijelaskannya, pengunjung mengalami kenaikan hingga 10 kali lipat. Itu dikarenakan selain masih liburan sekolah, momen Lebaran Ketupat mendongkrak jumlah pengunjung.

"Sebelum ada kolam renang, warga dari Desa Jaddih, Parseh, Bilporah, Sanggra Agung, dan Jambu kumpul. Sekedar silaturahmi sambil menikmati pesona alam perbukitan," pungkasnya.

Ramainya pengunjung bukit dan kolam renang memebuat Polres dan Kodim 0829 Bangkalan memperbanyak anggotanya di lokasi. Hal itu tentu saja untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Kapolsek Socah AKP Sumono menyatakan, khusus untuk memantau kondisi bukit dan kolam, pihaknya menerjukan sedikitnya 15 anggota gabungan Polsek Sukolilo, Kamal, dan Polres.

"Dibantu juga rekan dari Koramil Socah dan Kodim. Kami juga atensi di tempat wisata lainnya seperti mercusuar. Sekitar 40 anggota kami sebar di titik - titik tujuan wisata. Termasuk pengamanan pawai hias dokar yang melintasi empat desa," jelasnya.