- - - -
Facebook  Twitter  Google+

13/08/2015

862 Hektare Lahan Pertanian di Pamekasan Kering

lintasmaduranews - Bencana kekeringan di Pamekasan kini mengancam lahan pertanian di sejumlah kawasan. Kini sekitar 862 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan.

Kondisi ini akibat debit air di Waduk Samiran, di Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan, airnya terus menyusut.

Sebelumnya Waduk Samiran mampu mengairi 2.462 hektare lahan pertanian, namun kini hanya mampu mengairi sawah 1.600 hektare saja. Sedang sisanya kering.

Operator Waduk Samiran, Pamekasan, Musyaffak, Rabu (12/8/2015) mengatakan, 862 hektare lahan yang kini kering tersebut terdapat di Kecamatan Proppo dan Kecamatan Pademawu.

“Kami perkirakan dari seluru sawah pertanian yang selama ini airnya mengandalkan dari Waduk Samiran, hanya tinggal 60 persen teraliri air. Sedang 40 persen sudah tidak lagi. Ini menyusutnya baru 18 cm saja,” kata Musyaffak.

Menurut Musyaffak, menyusutnya air di waduk terbesar di Pamekasan ini berlangsung sejak Juni 2015 lalu. Tidak menutup kemungkinan debit air di waduk menurun drastis karena kemarau masih panjang.