- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/08/2015

Adik Tiri Fuad Amin Mundur sebagai Saksi Kasus Pencucian Uang

lintasmaduranews - Husein, adik tiri Fuad Amin, memilih mengundurkan diri sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang bekas Bupati Bangkalan, Jawa Timur di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ada 13 saksi yang dihadirkan terkait kepemilikan tanah dan rumah Fuad Amin di beberapa lokasi di Jatim dan Bali.

Pada awal persidangan, Hakim Ketua Much. Muhlis memang menanyakan saksi yang ada hubungan kekeluargaan dengan Fuad Amin. Sebab dalam KUHAP para saksi yang punya hubungan dengan terdakwa yakni sebagai istri, anak, keluarga sedarah dapat mengundurkan diri sebagai saksi.

"Yang bersangkutan karena ada hubungan keluarga dengan terdakwa, maka boleh mengundurkan diri sebagai saksi," kata Muhlis dalam persidangan, Senin (24/8/2015).

Setelahnya, Husein menjelaskan ia merupakan adik satu ayah dari Fuad namun berbeda ibu.

"Jadi bagaimana, apakah Saudara tetap akan memberikan keterangan atau mundur?" tanya Muhlis.

"Saya mundur Pak," jawab Husein.

Dalam persidangan hari ini, saksi yang didengar keterangannya terdiri dari notaris dan pembuat akta tanah, serta pihak-pihak yang pernah membeli atau menjual tanah dan atau rumah kepada Fuad. Salah satunya, Doni Saputro.

Doni menjual apartemen di kawasan Denpasar Bali kepada Fuad dengan nilai Rp 12,25 miliar. Pembayaran dilakukan secara bertahap. Apartemen tersebut kemudian diatasnamakan Khoiriyah yang diketahui Doni sebagai keponakan Fuad Amin.

"Sekarang sudah tidak dalam pengusaan saya karena sudah disita KPK. Tanggal 31 Oktober DP pertama Rp 3,7 miliar. Sisanya bertahap, setoran melalui BCA dan Mandiri," jelas Doni.