- - - -
Facebook  Twitter  Google+

25/08/2015

Cabup Sumenep 2015, Busyro Karim Norut 1 dan Zainal Abidin Norut 2

lintasmaduranews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, menetapkan nomor urut (norut) dua peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat yang akan digelar pada 9 Desember 2015.

"Sesuai hasil pengundian nomor urut yang dilakukan oleh pasangan calon sendiri, A Busyro Karim-A Fauzi mendapat nomor urut 1 (satu) dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah mendapat nomor urut 2 (dua)," kata Ketua KPU Sumenep, A Warits di Sumenep, Jawa Timur, Selasa (25/8/23015).

Pengundian dan penetapan nomor urut dua pasangan calon bupati-wakil bupati itu dilakukan oleh KPU Sumenep dalam forum rapat pleno terbuka yang digelar di aula salah satu hotel di Kecamatan Kota.

Setelah pembacaan surat keputusan (SK) KPU Sumenep tentang penetapan nomor urut peserta pilkada, masing-masing calon bupati dipersilakan untuk menyampaikan sambutan singkat dalam rapat pleno terbuka.

Dalam kesempatan itu, Busyro maupun Zainal berharap pelaksanaan Pilkada Sumenep 2015 berjalan kondusif dan tidak menimbulkan perpecahan di kalangan warga.

Sambutan singkat dari masing-masing calon bupati yang menekankan terwujudnya pilkada yang kondusif direspons positif oleh pimpinan KPU Sumenep.

"Alhamdulillah, semoga semangat dari para calon bupati menular hingga ke pendukungnya dan selanjutnya Pilkada Sumenep 2015 benar-benar berjalan aman dan lancar," kata Ketua KPU Sumenep, A Warits.

Sesuai Peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2015, pilkada serentak pada tahun ini termasuk Pilkada Sumenep akan digelar pada 9 Desember.

A Busyro Karim-A Fauzi diusung oleh gabungan dari dua partai politik (parpol), yakni Partai Kebangkitan Bangsa dan PDI Perjuangan.

Sementara Zainal Abidin-Dewi Khalifah diusung oleh gabungan delapan parpol, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Hanura, dan Partai Bulan Bintang.

A Busyro Karim adalah Bupati Sumenep periode 2010-2015 yang juga ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat dan A Fauzi adalah pengusaha kelahiran Sumenep.

Sementara Zainal Abidin adalah mantan birokrat kelahiran Sumenep dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur dan Dewi Khalifah adalah politisi perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).