- - - -
Facebook  Twitter  Google+

03/08/2015

Dewan segera Proses Pemberhentian Bupati Sumenep

lintasmaduranews - Masa akhir jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim dan Soengkono Sidik pada pertengahan Oktober 2015, segera direspons Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep.

Dewan bahkan sudah menggelar paripurna dengan agenda masa akhir jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Senin (3/8/2015).

Wakil Ketua DPRD Sumenep, Faisal Mukhlis menyebutkan, sesuai mekanisme proses pengangkatan dan pemberhentian kepala dan wakil kepala daerah, maka selambat-lambatnya tiga bulan sebelum berakhirnya jabatan bupati dan wakil bupati, dewan harus mengusulkan pemberhentiannya ke Gubernur.

“Maka karena akhir masa jabatan bupati dan wakil bupati Sumenep bulan Oktober, maka pada awal bulan Agustus ini, langkah proses terhadap hal proses masa akhir masa jabatan itu sudah kita paripurna," papar Faisal.

Dikatakan, hasil keputusan paripurna tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan Gubernur.

"Dari paripurna ini selanjutnya akan kita bicarakan dengan pimpinan Dewan untuk menindaklanjuti dan kelanjutan proses pemberhentiannya. Insya Allah minggu ini surat sudah bisa kita sampaikan ke Gubernur," lanjut politisi PAN ini.

Dan karena proses pemilukada ini masih akan dilaksanakan pada bulang Desember, maka untuk kelanjutan kepemimpinan di Sumenep akan dipimpin oleh pelaksana tugas bupati yang akan ditunjuk dan dilantik oleh Gubernur Jawa Timur.

" Plt ini nanti yang akan meneruskan program bupati sebelumnya sampai nanti ada bupati terpilih atau definitif," imbuhnya.

Sumber : Surya