- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/08/2015

DPKS : Dunia Pendidikan Kita Masih Belum Merdeka

lintasmaduranews - Sudah 70 tahun bangsa Indonesia merdeka, namun di beberapa bidang masih dianggap oleh sejumlah kalangan belum merdeka. Salah satunya di sektor pendidikan yang menurut Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), Kamalil Ersyad, hingga saat ini dunia penidikan di Indonesia masih belum merdeka, karena belum mandiri dan berkiblat pada system atau kurikulum Negara lain.

“Dunia pendidikan kita masih belum merdeka, karena kita masih belum mandiri dan berkiblat ke Negara – Negara di Eropa,” jelasnya sebagaimana dilansir di media RRI, Senin (17/8/2015).

Karena masih belum mandiri, sistem atau kurikulum pendidikan Indonesia, lanjut Kamalil, sehingga selalu berubah – ubah. Bahkan memunculkan persepsi ganti menteri ganti kurikulum.

“Sistem kurikulum adopsi kita ini mengharuskan anak–anak setelah lulus SMA harus siap untuk bekerja, jadi seperti mesin. Padahal bukan hanya seperti itu, seharusnya melalui lembaga pendidikan juga bisa menciptakan kemandirian,” terangnya.

Saat ini menurut mantan anggota DPRD Sumenep itu, Indonesia selalu bergantung pada pihak luar, seperti pengelolaan proyek. Hal itu menunjukkan ketidak mandirian Indonesia. Seharusnya bangsa Indonesia lebih mengutamakan kearifan lokal.

“Seharusnya kita lebih mengutamakan kearifan lokal di sektor pendidikan, Indonesia kan dikenal dengan maritimnya dan sektor pertanian, itu bisa dimasukkan dalam kurikulum kita. Kalau terus ngadopsi kapan kita bisa mandiri,” pungkasnya.